Sebelum TGM, Andi Harun Berwacana Bangun Jalan Layang

BusamID
Ilustrasi Kemacetan di Jl. Otista. Foto dok by Ryan/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID -Proses ground breaking Terowongan Gunung Manggah sebagai jalan alternatif pengurai kemacetan di Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Otto Iskandardinata (Otista) telah dilaksanakan pada Jum’at (20/1/2023).

Menariknya, dalam sambutan Walikota Samarinda Andi Harun menyebut, jika sejak tahun 2019 dirinya sudah memikirkan bagaimana solusi yang tepat untuk mengurai kemacetan yang ada di Jalan Sultan Alimuddin dan juga Jalan Otista.

Design 3D Mountain Tunnel Gn. Manggah.

Sebelum wacana mountain tunnel terang Andi, dirinya memberikan opsi lain sebagai pengurai kemacetan, yakni pembangunan jalan layang. Namun sebab anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan jalan layang tersebut sangatlah tinggi, rencana jalan layang lantas diurungkan. Sebagai ganti, diusulkanlah pembangunan Terowongan Gunung Manggah yang peletakan batu pertamanya dilakukan Jumat (20/01/23) pagi tadi.

“Sebelum wacana pembangunan tunnel ini, dulu kami juga sempat ingin membuat jalan layang dengan tujuan yang sama, mengurangi kemacetan di jalan ini. Namun setelah dikoordinasikan bersama pihak Dinas PUPR (Pekerjaan Umum & Penataan Ruang), anggaran yang dibutuhkan untuk membangun jalan layang itu tinggi, tembus hingga 700 Miliar,” jelas Andi.

Ia juga mengatakan, besarnya anggaran untuk membangun jalan layang yang mencapai Rp700 Miliar itu dipicu dari banyaknya proses pembebasan lahan di sepanjang jalur Jalan Otista.

“Karena pembebasan lahan yang diperlukan saat itu membutuhkan biaya sangat besar, maka melalui kajian-kajian yang matang bersama pihak terkait, akhirnya dengan perhitungan yang matang, tercetuslah ide untuk pembuatan mountain tunnel ini. Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan tunnel (terowongan) ini kurang lebih Rp 395 Miliar bersumber APBD Kota Samarinda,” lanjut Andi.

TGM direncanakan selesai dibangun dalam jangka satu tahun sejak peletakan batu pertama.

“Semoga dengan adanya pembangunan tunnel ini, masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya, terutama terhindar dari kemacetan,” pungkasnya. (**RYAN)

Editor : Redaksi Busam,ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *