Kaltim Berencana Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Busam ID
Hadi Mulyadi. (Foto by Muhammad M)

Balikpapan, Busam.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berencana akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi ketika menutup rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2023 di E Walk Balikpapan Super Block (BSB), Selasa (21/3/2023) malam.

Menurut Hadi, saat ini telah ada beberapa investor yang berminat untuk berinvestasi membangun pembangkit listrik tenaga sampah tersebut, Namun belum bisa direalisasikan karena sampah yang dihasilkan belum mencukupi.

“Sudah beberapa investor mau datang, mereka mau kalau hanya sampah Balikpapan dan Samarinda itu digabung, sehingga volumenya mencukupi untuk dijadikan PLTSa. Karena kita kan belum cukup karena itu pabrik,” kata Hadi ketika diwawancarai wartawan.

Ia menjelaskan, untuk mengoperasikan PLTSa tersebut harus ada kepastian suplai sampah setiap hari. Dan harus mencukupi.

Tidak hanya itu, sampah yang diolah juga harus dipilah, karena yang dapat dipergunakan hanya sampah organik.

“Karena PLTSa itu harus ada suplai tiap hari, kalau tidak nanti tidak nyala. Suplai ini harus cukup dari distribusi sampah di kota masing-masing. Dan itu harus dipilah karena yang dijadikan di PLTSa itu adalah sampah organiknya,” ucapnya.

Untuk mendukung rencana tersebut, ia berharap kepada masing-masing kabupaten/kota di wilayah Kalimantan Timur, menata kelola sampah dengan baik.

“Kita hanya menghimbau kepada kabupaten kota mulai sekarang, walaupun sekarang menurut saya Balikpapan, Bontang, Samarinda sudah mulai membaik dengan mendapatkan penghargaan,” tuturnya.

Ia menambahkan agar kepedulian terhadap sampah ini dapat disosialisasikan ke sekolah-sekolah dari TK,SD dan SMP, supaya mereka terbiasa hidup bersih, sehat dan memanfaatkan sampah dengan baik.

“Semua itu dimulai dari rumah, mulai memilah sampah, kemudian membuangnya ke TPS dibungkus, tapi ketika sudah dibungkus dibongkar lagi sama pemulung, habis itu petugasnya mengambil juga suka telat.

Jadi ada rantai masalah yang kita harus perbaiki dari hulu sampai hilir.

Kalau itu nanti terpilah dengan baik, harapan kita kita akan membangun perusahaan listrik tenaga sampah, kalau volume sampahnya sudah memadai,” tambahnya. (Muhammad M/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *