Kasus DBD Kaltim Masuk Zona Merah, Masyarakat Diminta Waspada

BusamID
Infografis, Foto by Dinkes Kaltim

Samarinda, Busam.ID – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kian mengkhawatirkan.

Dari data yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, sejak Januari hingga Maret 2023, total ada 967 kasus positif DBD dan tiga orang diantaranya meninggal dunia.

Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin menyampaikan kasus DBD di Kaltim masuk menjadi zona merah.

Namun, status tersebut tidak terkait dengan kedaruratan. Status merah tersebut merupakan tanda di atas 10 kasus DBD dari 100 ribu penduduk.

Sedangkan status hijau, di mana kasus DBD di bawah 10 pasien dari 100 ribu penduduk.

“Status merah dan hijau itu sebenarnya dari rumus angka sebagai level yang tidak boleh naik. Hitungannya 10 per 100 ribu penduduk. Dari jumlah pasien itu lalu keluarlah status merah itu,” ucapnya usai dihubungi via telfon, Senin (27/3/2023).

Jaya menegaskan kasus DBD di Kaltim masih terkendali. Hal ini dapat dilihat dari jumlah pasien meninggal yang tercatat di angka tiga kasus. Dan dirinya berharap semoga tidak bertambah seperti tahun lalu.

“Kasus-kasus DBD masih terkendali, itu tidak jadi masalah. Dan untuk sekarang masih dapat terkendali, kami berharap angka kematian tidak bertambah seperti tahun 2022 lalu. Berdasarkan data tahun 2022 kasus pasien meninggal akibat DBD mencapai 200 pasien,” tegasnya

Sementara itu, data kasus per bulan Maret 2023 diantaranya, Berau 42 pasien (1 meninggal), Kukar 150 pasien, Kutai Timur 70 pasien, Mahakam Ulu 53 pasien, Bontang 73 pasien, Samarinda 198 pasien (2 meninggal), Kutai Barat 78 pasien, Balikpapan 222 pasien, Paser 40 pasien, dan Penajam Paser Utara 41 pasien.

Terakhir dirinya meminta masyrakat untuk tidak panik dan tetap waspada agar kasus DBD tidak meningkat kedepannya.

“Masyarakat harus tetap waspada dan menjaga kebersihan tiap-tiap rumah agar tidak ada sarang-sarang nyamuk dan tetap menjalankan 3M,” pungkasnya. (Adit/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *