Samarinda, Busam.ID – Gubernur Kaltim Isran Noor mengaku menerima sebanyak 512 usulan pokok-pokok pikiran (pokir) dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kaltim 2024 dengan tema.
“Peningkatan daya saing sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur wilayah yang andal untuk percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan”.
“Tadi ada pokok-pokok pikiran kawan-kawan kita dari Karang Paci (DPRD Kaltim, Red). Ada 512 usulan, dan sudah saya terima dalam amplop yang tebal. I love it. Itu penting, kenapa? Karena memang itulah sebuah proses dan berjalannya sebuah pemikiran, pandangan dan informasi yang disampaikan oleh masyarakat melalui DPRD Kaltim,” ucapnya dalam pembukaan Musrenbang di Pendopo Odah Etam, Senin (17/4/2023).
Dikatakannya, Musrenbang merupakan sebuah proses yang dasar hukumnya adalah UU 25/2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional. Dirinya pun berharap kepada semua stakeholder maupun masyarakat terkait persoalan pembangunan-pembangunan di Kaltim, diusahakan agar jangan bisa protes saja, tapi harus ada solusi.

Pada kesempatan itu Isran yang didampingi Sekprov Kaltim Sri Wahyuni dan Kepala Bappeda Yusliando, menyerahkan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) yang pertama kepada Balikpapan, disusul Samarinda ditempat kedua dan Bontang terbaik ketiga untuk kategori Kota.
Untuk kategori kabupaten sendiri ada Berau di posisi pertama, kedua Kutai Kartanegara dan Paser ditempat ketiga.
Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Bontang Basri Rase, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi dan Wakil Bupati Kutai Barat, Edyanto Arkan. (Adit/adv/diskominfokaltim)
Editor: M Khaidir








