Samarinda, Busam.ID – Kira-kira pukul 07.15 Wita, Kamis (27/4/2023) kedatangan kapal KM Prince Soya dari Parepare bersandar di Pelabuhan Samarinda.
Usai kapal sandar, segera ribuan penumpang turun dari kapal secara tertib sambil membawa barang bawaannya. Petugas KSOP Samarinda dan Polri TNI juga bersiaga di dermaga tersebut untuk mengantisipasi segala kemungkinan terjadi.

Kepala KSOP Samarinda, Letkol Marinir Triyanto mengatakan, kedatangan kapal KM Prince Soya merupakan kapal yang pertama bersandar di Pelabuhan Samarinda pasca lebaran Idul Fitri 1444 H.
“Hari ini adalah hari pertama kita menerima kedatangan kapal dari Parepare dengan kapal KM Prince Soya dengan kapasitas penumpang sesuai dengan manifest 1.630 penumpang,” ungkap Triyanto.
Ditambahkan Triyanto, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan dinas terkait perihal rancangan arus penumpang yang datang maupun yang akan berangkat.
“Kemarin kami sudah melakukan rapat koordinasi terkait operator pelabuhan yang ada untuk menyiapkan masalah siklus ataupun bagaimana aturannya sehubungan dengan penumpang keluar, kita arahkan kemana, termasuk yang lainnya,” jelasnya.
Triyanto menambahkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Polresta Samarinda dan Dinas Perhubungan Kota Samarinda terkait buka tutup arus lalulintas yang berada di depan pelabuhan.
“Selama ini begitu ada kedatangan kapal, jalan di depan kantor itu menjadi macet total. Akhirnya melihat situasi demikian, maka kita akan uraikan dulu dan menempatkan kendaraan pengantar maupun penjemput di tempat-tempat parkir yang bukan di jalan raya. Namun tidak menutup kemungkinan akan dilakukan penutupan jika jalur tersebut macet,” tambahnya.
Sementara saat Busam.ID ke Bandara APT Pranoto terlihat suasana lengang penumpang dan tidak terlihat penumpang yang datang dalam jumlah signifikan.
Hal yang sama diungkapkan Kepala UPBU Bandara APT Pranoto, Agung Pracayanto yang mengatakan, saat ini berlum terjadi lonjakan arus balik.
“Saat ini jumlah arus balik masih normal dan hanya mengalami kenaikan sekitar 7 persen, diperkirakan awal bulan Mei lonjakan itu terjadi,” terang Agung. (Zul)
Editor : Risa Busam,ID








