M Said Kebanjiran Warga Mengeluh

BusamID
Cluster The Premiere Hills di Jalan MT Haryono. Ft by Ryan/Busam.ID
Cluster The Premiere Hills di Jalan MT Haryono. Ft by Ryan/Busam.ID

Perum MT : Kendali Banjir Tunggu Penyelesaian Bendali, Tanggul dan Dinding Tahun Ini

Samarinda, Busam.ID – Permukiman warga di jalan M Said Gang 6 Blok A dan Gang 1 Kelurahan Lok Bahu, Samarinda, diterjang banjir pada Senin (1/5/23) seiring tingginya curah hujan yang melanda Kota Tepian pada hari itu.

Kondisi demikian spontan menimbulkan kepanikan dan keluhan warga setempat, terlebih mengingat janji Walikota Samarinda dan wakilnya pada saat pemilihan akan memperjuangkan daerah ini bebas banjir.

Keluhan banjir di kawasan M Said itu, disampaikan beberapa warga yang terdampak langsung oleh musibah air coklat ini.

Banjir yang melanda kawasan M Said diduga selain karena tingginya curah hujan yang terjadi sehari sebelumnya, juga lantaran faktor pengupasan lahan pembangunan Perumahan MT Cluster Premiere Hill yang tepat berada di atas gunung.

Bendungan Pengendali di Jalan M Said Gang 6 Blok A. Ft by Ryan/Busam.ID

Seorang warga di Gang 6 M Said, sebut saja Maryati, menyebutkan jika banjir terjadi selama 2 malam, di tanggal 30 April dan 1 Mei 2023.

“Banjirnya 2 malam saat hujan deras di hari Minggu itu, sampai masuk ke dalam rumah. Malam keduanya cuma sejengkal kaki orang dewasa saja,” jelasnya pada Busam.ID, Kamis (3/5/23).

Menurut Maryati, banjir yang terjadi karena adanya faktor curah hujan yang sangat tinggi dan efek pengupasan lahan cluster Premiere Hill.

Foto: Kondisi banjir di gang 1 M. Said pada Senin (1/5/23). Ft by Dok. Warga Gang 1 (MN)

“Dulu di sini tidak pernah banjir, saya sudah 5 tahun tinggal di sini sangat jarang air sampai bisa nutupin jalan,” paparnya.

Warga lainnya di Gang 1 M Said, Lisa, juga menyebutkan hal yang sama, jika sebelumnya banjir sangat jarang terjadi di kawasan tersebut.

“Cukup dalam pas hari Minggu (30/4/23) itu. Jalanannya tergenang sampai ke ujung, biasanya tidak pernah sampai begitu kalau memang air naik,” ungkap Lisa.

Sementara itu, tim Busam.ID mencoba menemui pihak pengelola perumahan di Kantor Perum Bukit Mediterania.

Perwakilan pengelola Perum Bukit Mediterania, Salfinus, mengatakan bahwa saat ini pihaknya bertahap tengah menyelesaikan pembuatan Tanggul, Bendali (Bendungan Pengendali) serta Dinding Penahan Tanah.

“Saat ini kami mengikuti arahan dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Samarinda, harus menyelesaikan beberapa pembuatan Tanggul, Bendali dan juga Dinding Penahan Tanah. Hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan pada masyarakat sekitar, terkait dampak lingkungannya,” paparnya.

Menurutnya, progress yang saat ini sudah bisa terlihat yaitu Bendali di tiga titik yang sebentar lagi akan selesai.

“Yang terlihat bendali, ada 3 titik, di Gang 6 Blok A, di Blok F serta 1 di belakang perumahan. Kalau tidak ada hambatan tahun ini harusnya sudah selesai dan berbarengan dengan pengerjaan lainnya,” ucapnya.

Salfinus mengatakan pihaknya akan terus memperhatikan keadaan sekitar Perumahan MT baik itu pembangunan dan juga pemeliharaan.

“Tidak hanya membangun pengendalian dampak banjir karena air yang turun dari atas, tapi juga nantinya pasti akan ada pemeliharaan dan itu akan terus dilakukan perusahaan sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab kami kepada masyarakat sekitar,” jelasnya.

Ia mengatakan akan terus bertanggung jawab dengan memberikan bantuan-bantuan atas warga yang memang terdampak.

“Dulu waktu ada banjir lumpur, itu kita kan bertanggung jawab, ada uang santunan, ada kasur yang rusak kita ganti dan juga hal yang lainnya, salah satunya itu setelah berkoordinasi dengan pihak terkait akan dibangun pengendali banjirnya, sampai itu selesai baru akan kita lanjutkan progres pembangunan cluster tersebut,” tutup Salfianus. (RYAN)

Editor : Risa Busam,ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *