Samarinda, Busam.ID -Warga Jalan Adam Malik Gang Jambu RT 04 Kelurahan Karang Asam Ulu Kecamatan Sungai Kunjang Selasa (30/5/2023) malam digegerkan dengan penemuan jasad laki-laki di dalam kamarnya.
Sontak kejadian tersebut membuat warga sekitar berdatangan dan berkumpul di depan rumah lokasi penemuan tersebut.
Petugas Polsek Sungai Kunjang bersama Inafis Polresta Samarinda dan PMI Kota Samarinda tiba dilokasi kejadian usai menerima laporan dari ketua RT.
Menurut keterangan pemilik rumah, Ahmad Fahreza (29) mengatakan sebelum ditemukan korban tidak terlihat sejak pagi hari.
“Biasanya subuh pak Iyan (korban biasa dipanggil) berangkat kerja, hanya saja hingga tadi sore saya mau main bola, sendalnya saya lihat masih di depan kamarnya. Namun habis Maghrib saya lihat kamarnya gelap tapi sendalnya masih ada,” terang Ahmad Fahreza kepada Busam.ID.
Ahmad Fahreza menambahkan, saat dirinya hendak keluar rumah sekitar pukul 21.00 Wita melihat kondisi kamar korban masih gelap gulita sedangkan sendalnya masih berada di depan kamarnya.

“Karena penasaran saya kemudian memeriksanya, kondisi pintu masih terbuka sedikit. Ketika saya senter dengan hp dan saya coba membangunkannya korban tidak merespon dan sudah kaku,” jelasnya.
Ahmad Fahreza kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Ketua RT 04 dan selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian.
“Korban mengontrak di sini sudah lama dan bekerja sebagai buruh bangunan di salah satu perumahan,” ujarnya.
Menurut Ahmad Fahreza berdasarkan keterangan dari atasan di mana korban bekerja, almarhum kerap mengeluh sakit perut dan sakit kepala.
“Korban disini tinggal sendiri, tidak punya keluarga,” tambahnya.
Pihak Inafis Polresta Samarinda kemudian melakukan identifikasi terhadap tubuh korban dengan menggunakan LPS Portable AK 23 untuk mengidentifikasi kondisi korban.
Hasil identifikasi awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban kecuali petugas menemukan obat sakit kepala di dalam kamarnya.
Dalam pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuhnya, korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Syahrani guna dilakukan visum. (Zul)
Editor : A Risa












