Transmigran Pertama di Kampung Lempake Dihadiahi Motor Elektrik, Uang 25 Juta dan Paket Umrah dari Wali Kota

Busam ID
Penyerahan simbolis kunci sepeda motor elektrik kepada Pak Tarno, transmigran pertama di Kampung Lempake. Ft by Ryan/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID -Sebagai upaya menghargai dan mendorong perkembangan wilayah Samarinda khususnya kawasan Lempake, Walikota Samarinda Andi Harun memberikan hadiah istimewa kepada tokoh pertama yang berhasil mengimplementasikan program transmigrasi positif di kampung Lempake. Hadiah berupa sepeda motor elektrik, uang tunai Rp25 juta dan paket umrah. Hadiah tersebut diberikan pada Pak Tarno, transmigran pertama yang menjejakkan kakinya di Kampung Lempake.

“Hadiah ini sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam memajukan pembangunan masyarakat dan memperkaya keragaman kota Samarinda. Dalam hal ini di Kampung Lempake,” ucap Andi Harun di Kantor Camat Samarinda Utara pada Kamis (15/6/23).

Selain hadiah motor elektrik, Walikota Andi Harun juga memberikan uang sebesar 25 juta rupiah kepada salah satu tokoh transmigran yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan Kampung Lempake.

“Uang tersebut dapat digunakan untuk mendukung kegiatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kampung tersebut,” paparnya.

Tidak hanya itu, sebagai bentuk penghargaan ekstra, Wali Kota Andi Harun juga memberikan paket umrah kepada seorang tokoh transmigran lainnya yang telah menunjukkan dedikasi dan keberhasilan dalam membangun kampung transmigrasi.

“Paket umrah ini diharapkan dapat menjadi pengalaman spiritual yang berharga dan menginspirasi mereka untuk terus berkontribusi dalam pembangunan kampung Lempake dan masyarakat sekitar,” jelas Andi Harun.

Ia mengapresiasi upaya dan kerja keras tokoh transmigran dalam memajukan kampung Lempake.

Ia menyebutkan bahwa mereka adalah teladan yang patut diikuti dan dijadikan inspirasi bagi masyarakat lainnya.

“Dari sejak Kampung Lempake ini masih hutan, beliau sudah bertransmigrasi ke sini, hingga akhirnya perlahan terjadi pembangunan yang cukup signifikan seperti kita lihat saat ini. Untuk hadiah tersebut, tidak menggunakan anggaran APBD (Anggaran Pendapat & Pembelanjaan Daerah), melainkan pribadi,” tutup Andi Harun. (RYAN)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *