Darurat Penghulu, di Kaltim Hanya ada 119 Orang

BusamID
lustrasi, foto by bekesah

Samarinda, Busam.ID – Kementerian Agama menyebut Indonesia masih kekurangan tenaga fungsional penghulu.

Untuk diketahui, angka pernikahan dalam satu tahun di Indonesia sangat tinggi, rata-rata mencapai 1,7 juta pernikahan. Angka perceraian juga tinggi, lebih dari 500 ribu perceraian. Ada juga kawin anak, KDRT, dan intoleransi berbasis keluarga. Dari rata-rata tersebut, berdasarkan Databoks khusus di Kaltim, angka pernikahan tahun 2022 mencapai 22.757.

Selain untuk menikahkan, penghulu juga melaksanakan tugas sebagai pembimbing keluarga pada remaja usia sekolah, usia nikah, calon pengantin, konsultan keluarga, mediator perkawinan. Selain itu, penghulu juga ikut berperan dalam melakukan deteksi dini konflik keagamaan, pejabat pembuat akta ikrar wakaf, pembimbing manasik haji, pendamping pemberdayaan ekonomi umat, dan pengintegrasi data keagamaan.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Kaltim Abdul Khaliq menyampaikan, saat ini pihaknya memang masih kekurangan jumlah penghulu. Ia jmenyebut, bahkan ada Kantor Uruaan Agama (KUA) yang belum ada penghulunya.

“Memang saat ini dirasakan masih kurang untuk tenaga fungsional penghulu. Untuk di Kaltim saat ini hanya ada 119 penghulu,” ucapnya saat dihubungi, Jumat (8/9/2023).

Abdul berharap, dengan terbatasnya jumlah penghulu saat ini, segera ada penambahan guna mencukupi kebutuhan. Kasuistik di daerah contohnya di Mahakam Hulu (Mahulu) hanya ada satu penghulu resmi.

Grafis by Kanwil Kemenag Kaltim

“Kami menunggu pembukaan jabatan fungsional penghulu di buka kembali oleh pusat sehingga pegawai yang memenuhi syarat bisa ikut tes untuk menjadi peenghulu,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kemenag RI berharap segera menetapkan formasi jabatan fungsional penghulu yang telah diusulkan ke KemenPAN-RB dikarenakan minimnya tenaga fungsional penghulu, banyak yang pensiun dan bahkan wafat.

“Dilihat dari kebutuhan bisa dibilang saat ini kami memang darurat penghulu. Apalagi, penghulu yang akan pensiun hingga tahun 2027 sangat banyak, mencapai 2.383 orang. Karena faktanya selain banyak yang pensiun, penghulu kita juga banyak yang wafat terutama pada saat pandemi COVID-19 yang lalu,” ucap Direktur Bina Kantor Urusan Agama (KUA) dan Keluarga Sakinah Zainal Mustamin dilansir dari laman resmi Kemenag RI.(Adit)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *