Samarinda, Busam.ID – Maraknya beredar video dan informasi di media sosial mengenai sebuah kejadian di mana truk solar mengalami kerusakan dan menyebabkan tumpahan solar di jalan, PT Pertamina Patra Niaga Kalimantan memberikan klarifikasi terkait peristiwa ini.
Tim Busam.ID juga telah memperlihatkan salah satu video terkait kejadian ini kepada Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra.
Dalam video yang menjadi perhatian ini, terlihat sebuah truk berwarna biru yang mengalami kebocoran solar saat melintas di Jalan KH Harun Nafsi pada tanggal 29 September 2023.
Kejadian ini menyebabkan dua pengendara motor jatuh ke aspal dan menderita luka ringan.
Arya Yusa Dwicandra, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Kalimantan, menjelaskan bahwa truk berwarna biru dalam video tersebut adalah milik industri, bukan milik Pertamina.
“PT Pertamina Patra Niaga hanya bertanggung jawab untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) ke truk tersebut, sementara manajemen truk sepenuhnya tergantung pada perusahaan yang tertera dalam video tersebut,” jelasnya.
Arya juga menjelaskan bahwa kelayakan truk tangki di jalan, khususnya truk yang dikelola pihaknya atau pihak ketiga, mengikuti prosedur yang sama dengan kendaraan berat lainnya, termasuk uji Kendaraan Bermotor (KIR) yang dilakukan oleh instansi terkait.
“Oleh karena itu, PT Pertamina Patra Niaga Kalimantan akan memeriksa hasil uji KIR kendaraan yang memuat BBM terutama terkait insiden tersebut,” paparnya.
“Terkait dengan PT Pertamina Patra Niaga Kalimantan, dari sisi kami, kami menekankan bahwa kami selalu memastikan kesiapan dan kelayakan tangki di mobil untuk diisi BBM. Kelayakan tangki diperiksa dua kali, yaitu saat masuk (gate in) dan keluar (gate out) dari Terminal BBM,” tambahnya.
Arya juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan ke hotline 135 jika mendapati kendaraan pengangkut BBM yang beroperasi membahayakan sekitar.
“Jika ada mobil tangki, khususnya milik Pertamina yang mengalami kerusakan atau menyebabkan tumpahan BBM di jalan, mereka dapat melaporkan ke kontak Pertamina di hotline 135, dan tindakan lebih lanjut akan diambil,” tutup Arya. (Ryan)
Editor : A Risa








