Samarinda, Busam.ID -Remaja laki-laki bernama Muhammad Salman (18), yang dilaporkan menghilang usai diterkam buaya akhirnya ditemukan Kamis (12/10/2023). Tubuh Salman ditemukan dalam keadaan utuh mengambang di permukaan sungai, sekira pukul 20.30 Wita.
Kabar penemuan remaja pencari kepiting itu, diungkap oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Balikpapan Melkianus Kotta. Melkianus mengatakan, meski sudah ditemukan, korban baru bisa dievakuasi sekira pukul 00.45 Wita.
“Saat dilaporkan awal ke Posko SAR Gabungan, Tim Basarnas langsung mendatangi lokasi. Karena kurangnya signal sehingga sempat terjadi simpang siur hingga akhirnya korban ditemukan,” terang Melki, Jumat (13/10/2023) siang.
Jasad korban kemudian dibawa ke Dermaga Kutai Lama dan selanjutnya dievakuasi ke rumah duka di Sanga Sanga menggunakan unit Basarnas.
Untuk mengetahui kronologi penemuannya, Busam.ID kemudian melakukan konfirmasi pada Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda, Riqi Effendi.
“Malam tadi keluarganya melakukan penyisiran menggunakan sekitar 10 kapal dan kemudian menemukan korban dalam kondisi mengambang,” terang Riqi Effendi.
Korban ditemukan pada jarak sekitar 440 meter dari lokasinya dilaporkan diterkam buaya.
“Saat ditemukan jasad korban langsung dibawai ke pondok empang kemudian kami evakuasi,” ucapnya.
Saat ditanya kondisi korban ketika ditemukan, Riqi mengatakan anggota tubuhnya masih lengkap.
“Hanya ada bekas gigitan di daerah badan, kami curigai hanya dibawa saja. Dilihat dari bekas gigitannya, diperkirakan buaya yang menyerangnya berukuran kecil dari korban,” jelasnya.
Dengan ditemukan korban maka operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.(Zul)
Editor : A Risa


