Bontang, Busam.id – Dalam sebuah sesi talkshow yang digelar di Rujab Walikota Bontang, Jl Awang Long, Dr. Sudarman, seorang narasumber yang berkompeten di bidang literasi, memberikan pencerahan mengenai 10 alasan penting mengapa membaca menjadi hal yang tak terhindarkan pada Selasa (28/11/23).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan literasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Timur (DPK Kaltim), yaitu Tour Library Kaltim 2023.
Di hadapan 400 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan siswa-siswi SMA, Dr. Sudarman dengan antusias menjelaskan alasan-alasan tersebut, memberikan landasan kuat mengapa membaca memiliki peran krusial dalam pengembangan diri dan pengetahuan.
Berikut adalah rangkumannya:
1. Membangun Wawasan: Membaca memungkinkan kita untuk menjelajahi dunia tanpa batas, memperluas pandangan, dan membangun wawasan yang luas.
2. Melatih Otak: Aktivitas membaca melibatkan otak secara aktif, melatih daya konsentrasi, pemecahan masalah, dan peningkatan keterampilan berpikir kritis.
3. Meningkatkan Kosa Kata: Dengan membaca, kita terus memperkaya kosa kata kita, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, dan memperkaya bahasa yang digunakan.
4. Mengurangi Stres: Membaca dapat menjadi bentuk pelarian yang efektif, membawa kita masuk ke dalam dunia imajinasi dan mengurangi tingkat stres.
5. Memperkuat Daya Ingat: Aktivitas membaca terkait erat dengan daya ingat, membantu menjaga kecerdasan dan kesehatan otak.
6. Mengembangkan Empati: Membaca kisah orang lain membantu kita memahami berbagai perspektif dan mengembangkan empati terhadap pengalaman orang lain.
7. Menstimulasi Imajinasi: Dunia dalam buku dapat membuka pintu imajinasi yang tak terbatas, merangsang kreativitas, dan membantu kita melihat kemungkinan-kemungkinan baru.
8. Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi: Aktivitas membaca secara alami meningkatkan kemampuan fokus dan konsentrasi, keahlian penting untuk berbagai aspek kehidupan.
9. Menghibur dan Memberikan Relaksasi: Membaca bukan hanya sarana pembelajaran, tetapi juga dapat menjadi hiburan yang menyenangkan dan memberikan ketenangan.
10. Menyediakan Akses ke Pengetahuan: Buku adalah sumber pengetahuan yang tak terbatas, memberikan akses kepada kita untuk belajar dari para ahli di berbagai bidang.
“Kami berharap melalui pemahaman akan pentingnya membaca, para peserta dapat menjadikan kegiatan literasi sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari mereka,” ucapnya.
“Dengan begitu, diharapkan akan terbentuk generasi yang cerdas, kritis, dan berpengetahuan luas di Kota Bontang,” tutupnya. (ADV/RYAN/DPKKALTIM)
Editor: Tri W


