Sangatta, Busam.ID -Dinas Perikanan Kutai Timur (Kutim) ikut serta aktif dalam mencegah Stunting dengan menggelar program ‘Gemar Makan Ikan’.
Kepala Dinas Perikanan Kutim Suriansyah mengatakan, program tersebut tak hanya sekadar peringatan, melainkan juga sebuah langkah nyata dalam mengedukasi masyarakat, terutama pada anak-anak dan ibu-ibu, tentang pentingnya konsumsi ikan untuk kesehatan tubuh.
“Kegiatan sosialisasi dilakukan dengan memberikan informasi tentang jenis ikan yang layak dikonsumsi untuk mendukung kesehatan. Selain itu, terdapat lomba mewarnai ikan yang diikuti oleh siswa Taman Kanak-kanak dan Sekolah Dasar kelas satu,” tutur Suriansyah, Selasa (28/11/2023).
Menurutnya, langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk melibatkan berbagai sektor dalam penanganan gangguan pertumbuhan pada anak-anak.
Bidang Pengawasan dan Pengolahan Dinas Perikanan Kutim melaksanakan kegiatan tersebut sebagai bentuk kontribusi pada Hari Ikan Internasional yang diperingati setiap tanggal 21 November.
Kegiatan ‘Gemar Makan Ikan’ yang digelar oleh Dinas Perikanan Kutim, memiliki tujuan utama untuk memberikan pemahaman sejak dini kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu-ibu tentang manfaat ikan sebagai sumber nutrisi penting.
Melalui pendekatan edukatif ini, diharapkan akan terbentuk kesadaran akan pentingnya mengonsumsi ikan dalam menjaga kesehatan.
Dalam konteks ini, Dinas Perikanan Kutim mengambil langkah strategis dengan menekankan sosialisasi konsumsi ikan sebagai salah satu strategi utama dalam memerangi Stunting.
“Ini merupakan salah satu strategi kami untuk memerangi stunting dengan banyak melakukan sosialisasi terkait konsumsi ikan. Kegiatan ini melibatkan seratus anak-anak dan seratus ibu-ibunya,” bebernya.
Lebih lanjut ia menekankan pentingnya edukasi sejak dini tentang konsumsi ikan sebagai bagian integral dari upaya pencegahan Stunting. Dengan mengajak anak-anak dan ibu-ibu untuk terlibat aktif dalam kegiatan ini, diharapkan pesan kesehatan seputar manfaat ikan dapat diterima secara menyeluruh oleh masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan minggu lalu menjadi bukti konkrit dari komitmen Dinas Perikanan Kutim dalam mengatasi permasalahan Stunting.
Dengan melibatkan berbagai kalangan, terutama anak-anak sebagai generasi penerus dan ibu-ibu sebagai pengasuh utama, diharapkan upaya ini dapat membentuk budaya konsumsi ikan sebagai bagian integral dari gaya hidup sehari-hari.
“Kita harapkan dapat memberikan kontribusi positif pada peningkatan status gizi anak-anak di Kutai Timur,” pungkasnya.
Ikan merupakan sumber protein hewani yang kaya akan nutrisi penting, seperti asam lemak omega-3, vitamin dan mineral. Asam lemak omega-3 berperan penting dalam perkembangan otak dan saraf anak, sehingga dapat membantu mencegah Stunting.
Selain itu, ikan juga mengandung vitamin D yang berperan penting dalam penyerapan kalsium dan fosfor, yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan gigi anak.
Oleh karena itu, konsumsi ikan secara rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan anak, terutama dalam mencegah stunting. (Nan/AdvKutim)
Editor : A Risa


