Samarinda, Busam.ID – Menjelang hari raya atau lebaran Idulfitri 1445 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) terus mempersiapkan diri, salah satunya mengerahkan seluruh perangkat daerah (PD) guna pengamanan yang menjadi fokus utama dari Lebaran tersebut.
Hal tersebut disampaikan Asisten I Setkot Samarinda Ridwan Tassa. Dia menyampaikan terkait kondisi saat ini pasca pemilihan umum (Pemilu) masih terbilang hangat, Pemkot Samarinda bersama aparat keamanan akan membuka 9 posko penjagaan di berbagai titik strategis.
“Selain itu, mulai H-3 hingga hari raya Idulfitri, seluruh camat dan lurah diwajibkan untuk siaga di wilayahnya masing-masing,” sampainya, Kamis (4/4/2024).
Ridwan melanjutkan, pihaknya juga terus melakukan langkah antisipasi terhadap potensi ancaman teroris, penumpukan sampah, dan kemacetan lalu lintas. Selain itu, dirinya juga menyebut Dinas Perhubungan (Dishub) nantinya akan menurunkan seluruh personel untuk mengatur arus lalu lintas dan mengantisipasi daerah-daerah yang rawan kemacetan.
“Untuk arus balik mudik, puncaknya diprediksi terjadi pada hari ini dan besok. Pengamanan difokuskan di area pelabuhan,” lanjutnya.
Selain itu, lanjutnya, Pemkot Samarinda juga melarang takbir keliling dan mengimbau masyarakat untuk melakukan takbir hanya di masjid. Penggunaan kembang api juga dilarang untuk menghindari potensi kebakaran.
“Termasuk juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) nantinya bersiaga untuk mengantisipasi potensi bencana alam seperti banjir dan longsor, terutama pada tanggal 8, 9, dan 10 yang diprediksikan akan terjadi hujan deras,” ungkapnya.
Terakhir, pihaknya juga menginstruksikan Dinas Perdagangan untuk memantau harga-harga bahan pokok secara intensif dan melaporkan perkembangannya kepada Pemkot Samarinda. “Jika terjadi lonjakan harga yang tidak wajar, pemkot akan segera mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan harga,” tutupnya. (Adit)
Editor: M Khaidir


