Samarinda, Busam.ID – Menjelang proses pemungutan suara pada pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, KPU Kaltim terus mempersiapkan segala hal terkait logistik untuk pesta demokrasi tersebut.
Beberapa perlengkapan pencoblosan diantaranya kotak suara, bilik suara, dan tinta sudah terdistribusikan dan tersimpan di gudang penyimpanan logistik KPU kabupaten/kota. Saat ini, KPU tengah bersiap dan hanya menunggu dicetaknya surat suara, dari pemilihan Gubernur, pemilihan Bupati, hingga pemilihan Wali Kota.
Hal itu disampaikan Ketua KPU Kaltim Fahmi Idris, ia menyebut pekan lalu, baru saja selesai untuk lelang penyediaan surat suara. Dalam penyediaan surat suara di 11 jenis pilkada se-Kaltim, KPU Kaltim berkolaborasi dengan KPU kabupaten/kota. Untuk pengadaan menjadi tugas KPU Kaltim, sementara KPU daerah yang akan mendistribusikan logistik yang sudah tersedia ke tempat pemungutan suara (TPS) yang sudah ditetapkan.
“Untuk desain surat suara, kami hanya menerima desain yang disepakati KPU daerah bersama para peserta yang akan bertanding di pilkada Kabupaten/Kota. Hasil itu kami berikan ke percetakan. Karena format pengadaan dari KPU Kaltim,” sampainya.
Ia melanjutkan, terkait adanya pembagian kerja dan pendanaan tersebut ditujukan mengefisienkan pembiayaan Pilkada Serentak 2024. Selepas lelang terbuka digelar pekan lalu dan pemenang sudah ditentukan, surat suara, akan mulai dicetak pada 16 Oktober kemarin.
Setelah itu, usai percetakan selesai dan penyedia mengirim surat suara, KPU Kaltim yang akan menyortir dan mengawal pengiriman ke KPU kabupaten/kota.
“Pembagian kerjanya, KPU kabupaten/kota yang melipat dan mendistribusikan ke TPS. Selain surat suara umum, KPU Kaltim juga menyiapkan surat suara dengan aksara braille menyesuaikan jumlah pemilih disabilitas yang ditetapkan dalam daftar pemilih tetap untuk Pilkada Serentak se-Kaltim. Keduanya dari Jawa Timur. Baik surat suara umum atau surat suara braille. Pengadaan surat suara braille ini perusahaannya di Kudus, sementara surat suara biasa dari Malang,” tutupnya. (Adit/adv)
Editor: M Khaidir


