Samarinda, Busam.ID – Tantangan utama dalam sektor pertanian di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yakni ketersediaan air irigasi.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) Muhammad Taufik mengatakan, upaya dalam mengatasi masalah tersebut, Distanak Kukar memperluas jaringan pipanisasi guna meningkatkan pasokan air bagi sawah-sawah di Kukar.
Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemasangan pipanisasi di Rapak Lembur, yang telah terbukti berhasil mengairi sejumlah lahan pertanian di wilayah tersebut.
“Sudah terealisasi di Rapak Lembur, kami sudah pasang pipanisasi untuk mengairi sawah-sawah di daerah tersebut,” kata Taufik, Kamis (7/11/2024).
Dalam upaya mengatasi masalah ini, kata dia, Distanak Kukar telah merencanakan untuk memperluas jaringan pipanisasi, hal ini dilakukan demi meningkatkan pasokan air bagi sawah-sawah di daerah tersebut.
“Tahun 2024, kami akan melanjutkan upaya ini dengan memperluas pipanisasi di daerah Rapak Lembur sekitar dua kilometer lebih,” ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, Distanak Kukar juga berencana untuk memasang pompanisasi guna meningkatkan pasokan air secara keseluruhan.
“Pemasangan pompanisasi ini tujuannya untuk menyediakan pasokan air yang lebih stabil dan cukup bagi para petani,” ucapnya.
Distanak Kukar juga telah menetapkan 89 titik untuk instalasi aliran irigasi air. Ia menegaskan bahwa rencana ini masih dalam tahap pengembangan dan belum final.
“Semoga dengan langkah ini nantinya dapat mengatasi kendala utama dalam sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Kukar,” pungkasnya. (ody/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


