Samarinda, Busam.ID – Prestasi membanggakan diraih oleh Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Pasalnya, mereka berhasil mendidik para petani milenial hingga mendapat kesempatan belajar pertanian ke negara Jepang dan Thailand.
Hal ini pun mendapat apresiasi dari Pemkab Kukar melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak). Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro mengatakan, petani milenial di kelurahan Maluhu memiliki kreativitas bertani yang sangat tinggi.
“Kami punya petani milenial yang belajar pertanian sampai ke Jepang dan Thailand. Ini menandakan kalau bertani itu tidak hanya dilakukan oleh orang tua saja, dapat dilakukan anak mudah dan bisa menghasilkan uang untuk dirinya sendiri,” kata Tri Joko Kuncoro Kamis (7/11/2024).
Ia mengaku, salah satu prestasi petani milenial ini adalah membuat hasil tanaman semangka berbentuk boneka dan kotak.
“Mereka berhasil membentuk tanaman semangka jadi bentuk boneka ada juga yang kotak. Ini ada ilmunya, semangka itu tak harus bulat. Karena bentuknya unik jadi banyak peminatnya padahal rasanya sama,” ujarnya.
Selain semangka, kata dia, petani milenial Maluhu ini juga mampu mengembangkan pekarangan rumah untuk dijadikan lahan hidroponik seperti menanam sayuran dan bunga tanpa menggunakan tanah.
“Pemanfaatan lahan pekarangan rumah warga sudah banyak di sini, selain lahan persawahan. Dengan kreativitas ini mereka mampu meningkatkan perekonomiannya sendiri,” ungkapnya.
Dirinya berharap, petani milenial Maluhu dapat menjadi percontohan dan inspirasi bagi generasi muda lainnya di Kukar untuk menggeluti dunia pertanian.
“Saya juga berterima kasih ke pemerintah pusat dan daerah dalam memberikan fasilitas dan pelatihan bagi petani milenial. Saya apresiasi juga petani-petani milenial di Kukar. Mereka membuktikan bahwa bertani itu menyenangkan dan menguntungkan,” tutupnya. (ody/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


