Samarinda, Busam.ID – Untuk menunjang peningkatan sektor peternakan, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara, sejumlah bantuan telah digulirkan terhadap para peternak. Salah satunya diungkapkan penyuluh pertanian swadaya Kecamatan Loa Kulu, Sunadi.
Ia menjadi salah satu peternak yang sukses mengembangkan peternakan sapinya dari hanya 15 ekor menjadi 200 ekor dalam waktu yang relatif singkat. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pemerintah dan pemanfaatan lahan bekas tambang.
Pada tahun 2013, Sunadi dan kelompoknya mendapatkan bantuan sapi dari pemerintah provinsi. Bantuan ini menjadi titik awal bagi mereka untuk mengembangkan usaha peternakan.
“Dulu kami hanya punya 15 ekor sapi bantuan. Sekarang, dengan kerja keras dan gotong royong, jumlah sapi kami sudah mencapai 200 ekor,” ujar Sunadi dengan penuh semangat.
Keberhasilan ini semakin istimewa karena para peternak berhasil memanfaatkan lahan bekas tambang untuk peternakan.
“Awalnya, kami ragu apakah lahan bekas tambang bisa digunakan untuk beternak. Tapi ternyata, dengan pengelolaan yang tepat, lahan ini sangat subur untuk rumput,” tambah Sunadi.
Kemitraan antara para petani dengan perusahaan pertambangan menjadi kunci keberhasilan usaha peternakan ini. Perusahaan menyediakan lahan dan fasilitas, sementara para petani mengelola peternakan dengan baik.
“Kami sangat bersyukur atas dukungan dari perusahaan. Berkat kerjasama ini, kami bisa mengembangkan peternakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. (adi/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


