Tantangan Mewujudkan Pembangunan Pertanian yang Berkelanjutan di Tenggarong

Busam ID
Tho'at salah satu peserta pelatihan pertanian swadaya Kecamatan Tenggarong. (Adi/busam.id)

Samarinda, Busam.ID – Peran penyuluh pertanian menjadi sangat krusial dalam upaya meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian, terutama di tengah berbagai tantangan di lapangan. Salah satu penyuluh pertanian swadaya (PPS) dari Kecamatan Tenggarong, Tho,at belum lama ini membagikan pengalamannya terkait kendala dan strategi dalam mengedukasi para petani.

Tho’at mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar adalah adanya perbedaan persepsi di antara para petani mengenai penerapan pertanian ramah lingkungan. Namun setiap desa memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda-beda.

Ia menjelaskan bahwa petani seringkali memiliki pandangan yang beragam tentang metode pertanian yang diajarkan.

“Ada yang sangat antusias, namun ada juga yang masih ragu-ragu,” ujarnya.

Menurut Tho’at, perbedaan persepsi ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pengalaman bertani sebelumnya, keterbatasan akses informasi, dan kondisi sosial ekonomi. Tak langsung patah semangat, para penyuluh pertanian di Tenggarong terus berupaya memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para petani.

Untuk mengatasi tantangan ini, Tho’at dan rekan-rekan penyuluh berupaya menyesuaikan pendekatan penyuluhan dengan kondisi dan kebutuhan setiap kelompok petani.

“Kami selalu berusaha untuk mendengarkan aspirasi petani dan melibatkan mereka dalam proses pengambilan keputusan,” jelasnya.

Tho’at juga menekankan pentingnya memberikan contoh nyata penerapan pertanian ramah lingkungan. Dengan melihat hasil yang konkret, petani lebih mudah percaya dan termotivasi untuk menerapkan teknologi baru.

Meskipun berbagai tantangan menghadang, Tho’at tetap optimis dan berkomitmen untuk terus belajar serta mengembangkan diri agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi sektor pertanian.

“Ilmu yang saya peroleh dari pelatihan akan saya manfaatkan sebaik mungkin untuk membantu petani meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen,” tandasnya. (adi/adv/distanakkukar)

Editor Lisa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *