Tak Hanya Mengejar Peningkatan Produksi, Desa Rapak Lambur Diarahkan Menjadi Wisata Pertanian

Busam ID
Salah satu sawah yang berada di Kutai Kartanegara. (Adi/busam.ID)

Samarinda, Busam.ID – Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, kini dilirik menjadi lumbung padi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Dengan potensi lahan sawah yang luas, desa ini tengah giat membuka ratusan hektare lahan baru guna meningkatkan produksi padi dan mendukung ketahanan pangan daerah.

Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, menjelaskan bahwa saat ini sekitar 300 hektare dari total 800 hektare lahan sawah di desa ini sudah aktif dan dimanfaatkan untuk pertanian padi. Untuk mencapai target pengembangan lahan dan produksi yang lebih besar, Pemdes Rapak Lambur bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar untuk membangun infrastruktur irigasi yang lebih baik, serta melakukan pemetaan ulang lahan pertanian.

“Kami juga telah menyediakan bibit unggul dan pupuk bersubsidi kepada petani untuk meningkatkan hasil pertanian. Selain itu, kami mengadakan pelatihan modernisasi pertanian agar kelompok tani dapat meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan,” ujar Muhammad Yusuf.

Meskipun memiliki potensi besar, Desa Rapak Lambur tidak lepas dari tantangan. Perubahan iklim yang tidak menentu, serangan hama penyakit, serta terbatasnya akses pasar menjadi beberapa kendala yang harus diatasi oleh petani setempat. Oleh karena itu, Pemerintah Desa berupaya untuk mengatasi tantangan tersebut dengan melibatkan berbagai pihak terkait dalam pengembangan sektor pertanian.

Selain fokus pada peningkatan produksi padi, Desa Rapak Lambur juga memiliki rencana untuk mengembangkan sektor pariwisata berbasis pertanian. Dengan memanfaatkan pemandangan sawah yang luas dan asri, desa ini berencana untuk menarik wisatawan, yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

“Kami ingin agar Desa Rapak Lambur tidak hanya dikenal sebagai penghasil padi, tetapi juga sebagai destinasi wisata pertanian. Ini akan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata,” kata Yusuf.

Dengan potensi alam yang melimpah, serta dukungan dari berbagai pihak, Desa Rapak Lambur dinilai tidak hanya berpotensi menjadi lumbung padi di Kutai Kartanegara, namun juga bisa menjadi motor penggerak perekonomian daerah. (adi/adv/distanakkukar)

Editor Lisa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *