Samarinda, Busam.ID – Pemanfaatan limbah hewan sebagai pupuk organik mulai digencarkan di Tenggarong Seberang. Alfianur, seorang penyuluh pertanian dari wilayah tersebut, mengajak para peternak untuk memaksimalkan potensi tersebut guna mendukung pertanian yang berkelanjutan.
Menurut Alfianur, kotoran dari berbagai jenis ternak seperti kambing, sapi, dan babi memiliki manfaat besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Terlebih di Tenggarong Seberang sudah mulai bermunculan masyarakat yang memelihara berbagai jenis hewan ternak, seperti kambing, sapi, dan bahkan babi.
“Kotoran dari hewan-hewan ini sebenarnya sangat bernilai karena bisa diolah menjadi pupuk organik yang sangat baik untuk tanaman,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa penggunaan pupuk organik dari kotoran hewan memiliki berbagai keuntungan. Selain meningkatkan kesuburan tanah, pupuk organik juga lebih ramah lingkungan dibandingkan pupuk kimia. Langkah ini sekaligus dapat mengurangi ketergantungan petani pada pupuk kimia yang berisiko mencemari lingkungan.
“Dengan memanfaatkan kotoran hewan sebagai pupuk, kita bisa mengurangi penggunaan pupuk kimia. Ini akan berdampak positif bagi lingkungan dan juga kesehatan kita,” pungkas Alfianur. (adi/adv/distanakkukar)
Editor Lisa


