Samarinda, Busam.ID – Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, memiliki potensi besar di sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian warga. Dengan total luas lahan mencapai 800 hektare, desa ini terus mengembangkan kawasan produktif untuk meningkatkan hasil pertanian.
Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, menjelaskan bahwa sebagian besar lahan pertanian di desa ini terletak di kawasan Jalan Dusun Durian, yang mencakup 500 hektare. Namun, produktivitas optimal baru tercapai di area seluas 300 hektare.
“Kawasan Jalan Dusun Durian menjadi pusat utama kegiatan pertanian desa kami, meskipun masih ada 200 hektare lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal,” kata Yusuf saat ditemui di Kantor Desa pada Rabu (20/11/2024).
Selain Jalan Dusun Durian, kawasan Tahuban dengan luas 100 hektare telah sepenuhnya produktif.
“Tahuban menjadi contoh keberhasilan pengelolaan lahan secara maksimal, dan kami berharap kawasan lain dapat mengikuti jejak ini,” tambah Yusuf.
Sementara itu, kawasan Kejawi juga memiliki luas lebih dari 100 hektare dengan potensi besar, meskipun pengelolaannya masih perlu ditingkatkan agar mencapai produktivitas penuh.
Guna memaksimalkan potensi pertanian, Desa Rapak Lambur terus mendorong upaya optimalisasi lahan. Yusuf menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah untuk menyediakan teknologi pertanian serta pelatihan bagi petani lokal.
“Kami percaya sektor pertanian desa ini dapat menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan di Kutai Kartanegara, dengan dukungan dari seluruh pihak dalam pengelolaan yang lebih modern dan berkelanjutan,” pungkasnya. (azmi/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


