Jumlah Alat Berat di Kaltim Melonjak, Target Pajak Belum Tercapai

Busam ID
Ismiati. Foto by Uca

Samarinda, Busam.ID – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim, Ismiati, mengungkap jumlah alat berat di Kaltim mencapai 7.400 unit berdasarkan pendataan Dinas ESDM, jauh lebih banyak dari data awal Bapenda yang mencatat 2.568 unit.

“Ya, pajak alat berat ini kan kemarin data yang yang di Bapenda. Dari data existing yang kita tarik itu jumlah alat berat kita kan 2.568. Ternyata setelah Dinas ESDM mengumpulkan semua pengusaha meminta data kepada perusahaan pertambangan itu di deteksi ternyata ada 7.400 alat berat,” jelas Ismiati, Jumat (15/8/2025).

Ia menerangkan, dasar perhitungan pajak alat berat sebesar 0,2 persen dikalikan dengan EJAB (Estimasi Jual Alat Berat) yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri. Namun, tidak semua spesifikasi alat berat tercantum dalam aturan tersebut sehingga perlu dibuat peraturan gubernur (Pergub) untuk menyesuaikan harga.

“Bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki alat berat kemudian dia mendaftarkan alat beratnya saat ini maka dia didiskon 50% artinya kalau tarifnya 0,2 berarti dia cuman bayarnya 0,1,” ujarnya.

Ismiati menyebut, meski ribuan unit sudah membayar pajak, realisasi masih di bawah target Rp50 miliar. “Alhamdulillah sih sejauh ini dari beberapa ribu unit itu sudah bayar meskipun nilainya kalau kita lihat dari target 50 miliar, kita belum mencapai 10 miliar. Pertama karena memang kita ada mendiskon 50% kan? Kedua belum semua,” terangnya.

Menurutnya, sebagian perusahaan masih menunggu petunjuk teknis dan Pergub terkait EJAB yang tidak diatur dalam Permendagri. “Perusahaan-perusahaan ini memang bukannya mereka tidak beritikad untuk membayar, tapi mereka juga menunggu juknis dan pergub tentang EJAB yang tidak ada diatur dalam Permen gitu,” pungkasnya. (uca/adv/diskominfokaltim)

Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *