Samarinda, Busam.ID -Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Samarinda mengajak seluruh stakeholder untuk mendukung gerakan nasional pembagian 10 juta bendera Merah Putih yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum.
Ajakan ini diperkuat oleh Surat Edaran Wali Kota Samarinda Nomor: 200.1.01/2394/300.05 tentang pengumpulan dan pembagian bendera merah putih tahun 2023, yang menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program tersebut.
Kepala Bakesbangpol Kota Samarinda, Sucipto Wasis menyatakan dukungannya terhadap program ini dan menegaskan bahwa batas akhir pengumpulan bendera Merah Putih hingga tanggal 29 Juli 2023.
Masih ada kesempatan bagi perangkat daerah, instansi vertikal, perusahaan BUMD dan swasta, partai politik, lembaga masyarakat, maupun kecamatan untuk berpartisipasi dalam program ini dengan mengumpulkan dan menyumbangkan bendera merah putih.
“Dengan berpartisipasi dalam gerakan ini, diharapkan dapat menggugah rasa cinta tanah air dan meningkatkan semangat nasionalisme seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Samarinda,” kata Sucipto pada Busam.ID, Rabu (26/7/23).
Seluruh bendera yang terkumpul sebut Sucipto, akan didistribusikan kepada masyarakat sebagai simbol kebersamaan dan patriotisme.
Tidak hanya itu, dalam rangka memperingati momen bersejarah tersebut, Walikota Samarinda, Andi Harun, dijadwalkan akan membagikan bendera-bendera tersebut kepada masyarakat pada tanggal 30 Juli 2023.
“Acara pembagian bendera akan diselenggarakan di GOR Kadrie Oening, Jalan Wahid Hasyim 1, Sempaja,” papar Sucipto.
Hingga saat ini, partisipasi dari berbagai stakeholder dan masyarakat masih sangat diharapkan untuk ikut ambil bagian dalam gerakan ini.
Mereka diimbau untuk berkontribusi dengan menyumbangkan bendera merah putih hingga batas akhir waktu yang telah ditentukan, yaitu tanggal 29 Juli 2023.
“Dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak diharapkan akan menjadikan gerakan pembagian 10 juta bendera Merah Putih ini sebagai wujud nyata semangat kebangsaan dan persatuan Indonesia,” tutup Sucipto. (Ryan)
Editor : A Risa


