Samarinda, Busam.id -Pemerintah Kota Samarinda telah menghadirkan sebuah solusi inovatif bagi masyarakat dalam mengatasi masalah kerusakan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di seluruh kota.
Melalui aplikasi Sistem Informasi Sinergitas Terang Samarinda, atau yang lebih dikenal dengan nama “Sisters”, masyarakat kini dapat dengan mudah melaporkan kerusakan lampu jalan secara cepat dan efisien.
Aplikasi Sisters ini terhubung dengan QR code yang telah dipasang pada 1535 tiang lampu di berbagai wilayah kota.
Sejak peluncurannya, aplikasi ini telah memperoleh 13 laporan kerusakan dari masyarakat.

Dari jumlah tersebut, 11 laporan telah berhasil diselesaikan oleh tim teknisi berlisensi yang ditugaskan untuk menangani perbaikan lampu penerangan. Sementara itu, 2 laporan sedang dalam proses pengerjaan.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu melalui Kasi Prasarana Jalan, Rinjani, aplikasi Sisters merupakan bagian dari upaya untuk menerapkan smart government, yang bertujuan untuk mempercepat pelayanan publik dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan kualitas infrastruktur kota.
Ia menjelaskan bahwa sistem aplikasi ini memungkinkan kerusakan pada lampu jalan segera ditindaklanjuti setelah dilaporkan melalui platform Sisters. Hal ini membantu meminimalisir waktu perbaikan dan meningkatkan efisiensi dalam mengatasi masalah LPJU.
“Kami memiliki 17 teknisi yang telah bersertifikasi khusus untuk menangani laporan terkait kerusakan lampu jalan. Hingga saat ini, belum ada kendala yang signifikan dalam proses penanganan,” ucap Rinjani.
Melalui aplikasi Sisters, masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga kualitas penerangan jalan di kota ini.
“Kami berharap agar lebih banyak warga Samarinda dapat menggunakan aplikasi ini untuk melaporkan kerusakan lampu penerangan yang mereka temui, sehingga perbaikan dapat dilakukan dengan cepat dan terjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat yang melintas di malam hari,” tutup Rinjani. (Ryan)
Editor : A Risa


