Berenang di Danau Eks Tambang, Remaja Ditemukan Meniggal Dunia di Dasar Danau

Busam ID
Jasad KAS (15) saat dievakuasi ke permukaan usai ditemukan di dasar danau eks tambang di Palaran oleh regu penyelam Basarnas Samarinda, Sabtu (12/8/2023). Ft. Basarnas

Samarinda, Busam.ID –Nasib malang dialami seorang remaja berusia 15 tahun berinisial KAS warga Jalan Pangeran Diponegoro RT 47, Kelurahan Bukuan, Palaran. KAS ditemukan meninggal dunia oleh regu penyelam dari Basarnas Samarinda, di dasar danau eks tambang batubara Jalan Meranti RT 04, Kelurahan Handil Bakti Kecamatan Palaran Sabtu (12/8/2023) sekira pukul 12.45 Wita.

Kejadian bermula saat KAS bersama dua orang rekan sebayanya sedang mandi-mandian di danau yang berada di belakang Perumahan Griya 165, Handil Bakti, Palaran. Korban yang diketahui kurang pandai berenang, tidak menyadari dirinya sudah berada di tengah kolam saat tengah asik berenang.

“Korban tiba-tiba berteriak meminta tolong rekannya, namun dalam hitungan detik saat rekannya hendak menolong, korban sudah tenggelam dan menghilang,” terang Bhabinkamtibmas Handil Bakti, AIPDA Subagiyanto.

Setelah tak kunjung muncul ke permukaan air, rekan korban langsung meminta pertolongan warga sekitar yang meneruskan laporan korban tenggelam ke pihak kepolisian dan Basarnas Samarinda.

“Korban sempat timbul tenggelam dan akhirnya tidak muncul lagi, rekannya kemudian berteriak meminta tolong warga sekitar,” ucapnya.

AIPDA Subagiyanto menjelaskan pada tahun 2010 lokasi tersebut pernah di tambang oleh salah satu perusahaan, namun saat ditinggalkan lubang bekas galian dibiarkan terbuka hingga terisi air dan menjadi danau.

“Kira-kira lebarnya sekitar 25 meter dan panjang sekitar 100 meter,” ujar Subagiyanto.

Basarnas Samarinda bersama Tim SAR Gabungan dari pihak TNi/Polri, BPBD Kota Samarinda dan relawan melakukan pencarian terhadap korban.

Kurang dari 4 jam dilaporkan tenggelam, Tim SAR berhasil menemukan korban di dasar danau.

“Kami kerahkan dua orang penyelam dan melakukan pencarian di lokasi korban dilaporkan tenggelam. Sekitar 4 menit regu penyelam turun, korban berhasil ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ucap Koordinator Basarnas Samarinda, Riqi Effendi.

Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke daratan dan selanjutnya dibawa ke rumah duka di Jalan Pangeran Diponegoro Kelurahan Bukuan Kecamatan Palaran untuk langsung dimakamkan.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kemudian ditutup dan unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” tutup Riqi. (Zul)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *