Bertahan di Tengah Keterbatasan, Kelompok Tani Tanjung Harau Lakukan Mengembangkan Lahan

Busam ID
Ilustrasi kelompok tani. (Istimewa)

Samarinda, Busam.ID – Kelompok Tani Tanjung Harau di Desa Sebulu Ulu, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, terus berupaya mempertahankan dan mengembangkan sektor pertanian meskipun menghadapi berbagai tantangan. Ketua Kelompok Tani Riduan, mengungkapkan bahwa kelompok tani ini berdiri sejak tahun 2020 dengan luasan lahan awal sebesar 5 hektare.

Namun seiring waktu, jumlah lahan sempat menurun akibat berkurangnya jumlah petani yang beralih bekerja ke sektor tambang.

“Kelompok tani ini terbentuk pada 2020 dengan lahan awal 5 hektare. Tapi, sempat mengalami penurunan karena banyak petani yang memilih bekerja di tambang,” ujar Riduan saat dikonfirmasi melalui via whats App pada Sabtu (23/11/2024).

Saat ini, Kelompok Tani Tanjung Harau memiliki 16 anggota dengan total luasan lahan mencapai 8 hektare. Lahan tersebut meliputi sawah untuk tanaman padi serta pertanian hortikultura, seperti sayuran. Riduan menilai peningkatan luasan lahan ini merupakan langkah penting dalam memajukan sektor pertanian di desa tersebut.

“Walaupun sempat menurun, kami kini memiliki 8 hektare lahan yang dikelola, mencakup sawah dan pertanian hortikultura,” tambahnya.

Kelompok ini terus berkomitmen untuk mengembangkan potensi pertanian di Desa Sebulu Ulu, tidak hanya untuk kebutuhan lokal tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Riduan berharap semakin banyak petani muda yang bergabung untuk mengelola lahan dan mendukung pertanian sebagai sektor yang menjanjikan.

“Dengan komitmen yang kuat dari semua anggota, kami yakin pertanian di desa ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (bing/adv/distanakkukar)

Editor: Lisa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *