Samarinda, Busam.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda baru-baru ini mengadakan speedboat senilai Rp1,69 miliar. Kepala BPBD Kota Samarinda, Warso, menyebut armada tersebut bukan kapal biasa, melainkan disiapkan untuk kebutuhan penyelamatan di Sungai Mahakam.
“Ini bukan speedboat penumpang. Dari awal memang dirancang untuk kebutuhan penyelamatan, termasuk dukungan alat navigasi khusus untuk operasi rescue,” terang Warso, Jumat (3/4/2026).
Menurutnya, kapal itu dibuat dengan spesifikasi khusus untuk menghadapi arus Sungai Mahakam yang kuat dan aktivitas perairan yang cukup tinggi. Armada tersebut berjenis Rigid Hull Aluminium Boat, dibekali dua mesin 85 HP, dan berkapasitas maksimal tujuh orang.
Warso menambahkan, material kapal menggunakan aluminium marine, bukan fiber seperti speedboat pada umumnya.“Material aluminium marine dipilih karena lebih kuat, tahan benturan, dan lebih aman untuk operasi penyelamatan di sungai seperti Mahakam,” jelasnya.
Ia menyebut speedboat itu akan digunakan untuk pencarian dan pertolongan korban kecelakaan air di Sungai Mahakam, sekaligus patroli pengamanan di kawasan tepi sungai. “Harapannya, ini bisa menjadi tulang punggung operasi penyelamatan di Samarinda, terutama di kawasan perairan yang selama ini cukup rawan,” pungkasnya. (uca)
Editor: M Khaidir


