Capaian Polresta Samarinda 2025: Kasus Narkoba dan Curanmor Masih Dominan

Busam ID
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar saat konferensi pers terkait rilis akhir tahun 2025, di Mako Polresta Samarinda, Selasa (30/12/2025). Foto by Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID – Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar merilis capaian kinerja Polresta Samarinda sepanjang tahun 2025 dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar, Selasa (30/12/2025).

Dalam paparannya, sepanjang 2025 terjadi 1.054 kasus gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Angka tersebut mengalami penurunan 125 kasus atau sekitar 10 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 1.179 kejadian.

Hendri mengapresiasi kinerja seluruh jajarannya, mulai dari Satreskrim, Satresnarkoba, Satpolair, Satlantas hingga unit reskrim Polsek. Khusus Polsek jajaran, sebagian besar mencatat tingkat penyelesaian perkara di atas 90 persen.

“Berdasarkan data crime index, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi tindak pidana paling dominan di Samarinda dengan 138 kasus sepanjang 2025, meningkat dari 104 kasus di tahun sebelumnya. Meski demikian, pengungkapan curanmor juga meningkat signifikan, dari 40 kasus pada 2024 menjadi 98 kasus di 2025,” ungkapnya.

Selain itu, Kapolresta menyoroti lonjakan kasus kejahatan terhadap anak yang meningkat tajam. Tahun 2024 tercatat 71 kasus, sementara di 2025 naik menjadi 106 kasus atau meningkat 49 persen. Kejahatan tersebut meliputi persetubuhan, kekerasan seksual, hingga penganiayaan yang melibatkan anak sebagai korban maupun pelaku.

“Ini menjadi atensi serius kami dan membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat,” tegasnya.
Dalam pengungkapan kasus narkotika, Polresta Samarinda mencatat 250 kasus narkoba sepanjang 2025, sedikit menurun dibanding 260 kasus di 2024.

Namun jumlah tersangka meningkat dari 367 menjadi 393 orang. Barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan juga melonjak signifikan, dari 12,1 kilogram di 2024 menjadi 20,3 kilogram di 2025, dengan nilai ekonomis mencapai Rp29,7 miliar.

Di bidang lalu lintas, jumlah kecelakaan lalu lintas menurun dari 706 kejadian pada 2024 menjadi 577 kejadian di 2025, atau turun 129 kejadian. Satlantas Polresta Samarinda juga mengamankan 470 knalpot brong serta mengungkap praktik judi balap liar.

Kapolresta turut memaparkan sejumlah kasus menonjol sepanjang 2025, di antaranya kasus penembakan di tempat hiburan malam, korupsi kredit fiktif BPR Samarinda, perakitan bom molotov yang berhasil dicegah sebelum aksi unjuk rasa, hingga pengungkapan premanisme di Sungai Mahakam.

Selain penegakan hukum, Polresta Samarinda juga mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penanaman jagung. Sepanjang 2025, Polresta memanfaatkan 61 hektare lahan dengan hasil panen mencapai 22 ton jagung, bekerja sama dengan masyarakat dan berbagai pihak.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, penegakan hukum, serta menjaga stabilitas keamanan di Kota Samarinda pada tahun 2026,” pungkasnya.

Seluruh barang bukti hasil sitaan kemudian dimusnahkan dengan dibakar menggunakan insinerator sementara puluhan knalpot brong dipotong menggunakan mesin pemotong. (zul)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *