Dana Hibah OKP Yang Mundur Dari KNPI, Tak Bisa Dicairkan

BusamID

Balikpapan, Busam.ID – Dana hibah untuk Organisasi Kepemudaan (OKP) yang dialokasikan melalui Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Balikpapan terancam tidak akan bisa cair.

Hal ini terkait dengan ancaman mundurnya belasan OKP kekaryaan dari KNPI Kota Balikpapan buntut pernyataan mantan Ketua KNPI Haris Pertama yang diduga menyebarkan berita bohong dan ujaran kebencian terhadap Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, yang saat ini menduduki jabatan sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.

“Intinya akan agak susah, karena proses salur itu kan dari pemerintah melalui KNPI, tidak bisa langsung juga kecuali seperti kasus sekarang yang ada di KONI itu langsung lewat DPOP, tapi itu dilaksanakan sepanjang ada pengajuan, kalau tidak ada ya tidak bisa juga,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan Adwar Skenda Putra yang akrab disapa Edo di kantornya, Jumat (29/7/2022).

Dikatakannya, selama ini regulasi penyaluran dana hibah untuk OKP memang melalui KNPI Kota Balikpapan.

Total anggaran hibah yang dialokasikan tercatat mencapai Rp 1,1 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan Tahun 2022.

“Naungannya OKP kepemudaan itu kan di KNPI, jumlah dukungan di KNPI itu tergantung dari jumlah OKP. Artinya kalau ada OKP yang mengundurkan diri secara kepengurusan di KNPI itu, ya jadi berkurang,” ujarnya.

Selain itu, ia menyampaikan Pemkot Balikpapan juga belum bisa mencairkan dana hibah untuk OKP karena masih adanya dualisme kepengurusan di KNPI Kota Balikpapan. Sehingga belum ada kepengurusan tunggal.

“Ini memang agak susah juga karena KNPI ini, dan saat ini juga masih belum ada ditetapkan sebagai pengurus tunggal. Kemudian di Kaltim sendiri walaupun ada islah, ada dua. Dan arahan dari Mendagri memang kita menunggu dari pusat,” ungkapnya. (man)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *