Samarinda, Busam.ID – Kawasan perdesaan terus berbenah untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakatnya, tak terkecuali di Desa Kota Bangun I, Kecamatan Kota Bangun Darat. Dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang melimpah, desa ini berupaya menjadikan sektor pertanian dan perkebunan sebagai penggerak utama perekonomian lokal.
Beragam langkah strategis mulai diupayakan guna memastikan keberlanjutan sektor ini sekaligus memberikan manfaat maksimal bagi warga. Desa Kota Bangun I Kecamatan Kota Bangun Darat kini mengoptimalkan potensi pertanian dan perkebunan, hal ini bertujuan dapat memberikan dampak berkelanjutan yang mensejahterakan warga setempat dengan sektor unggulan.
“Masyarakat disini mayoritas sebagai petani padi, karet dan hortikultura, ada juga yang bekerja di perusahaan sawit,” kata Kades Kota Bangun I, Nur Rohim Jumat (29/11/2024).
Ia mengaku, saat ini di Desa Kota Bangun I memiliki sekitar 128 hektare lahan sawah produktif.
“Tapi saat ini kami menghadapi permasalahan kadar asam tanah. Oleh karena itu, petani Desa Kota Bangun I memerlukan pupuk dolomit atau kapur untuk menetralisirnya. Kami juga sudah komunikasi dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar untuk melakukan beberapa pengujian,” ungkapnya.
Sejak 2020 para petani rutin mendapat dua paket pupuk NPK, urea juga bantuan alsintan seperti delapan unit traktor dan enam alat perontok padi berukuran kecil.
“Harapan kami perlu ada pendampingan dari tenaga ahli, dalam hal pengaplikasian pupuk dan penanggulangan hama,” pungkasnya. (ody/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


