Dinkes Bantah Kabar Kaltim Ada Kasus GGAPA

Busam ID
Foto : Jaya Mualimin. Foto ©by Adit/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur Jaya Mualimin membantah dengan tegas, adanya kabar kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak di Kaltim.

“Sudah ada yang memberitakan, saya baca, katanya ada. Faktanya belum ada ya, kasus yang pertama itu kita di-exclude (dikeluarkan). Terbaru memang ada kasus gangguan ginjal, tapi masih suspek apakah masuk GGAPA atau tidak,” kata Jaya kepada Busam.ID, Rabu(26/10/2022).

Menurutnya, pihaknya terus melakukan pemantauan obat-obatan sirop yang dilarang Kemenkes, pihaknya bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kaltim telah melakukan kegiatan peninjauan dan memberikan surat kepada apotek dan toko obat, agar tidak menjual produk sirop yang telah dilarang oleh Kemenkes.

“Untuk penarikan bukan kewenangan Dinkes tapi Badan POM. Nampaknya mereka sudah melakukan penarikan atau di-recall,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama BPOM sudah melakukan peninjauan langsung ke beberapa Apotek untuk memastikan peredaran obat sirup yang dilarang oleh Kemenkes tersebut.

Jaya menjelaskan, sampel kasus suspek GGAPA telah dikirim ke Kemenkes, Senin (24/10/2022).

Setelah itu dalam rilis kasus GGAPA dari Kemenkes pada (25/10/2022), Kaltim masih zero (nol) kasus.

Sehingga dinyatakan, belum ada kasus GGAPA di Kaltim.

“Sementara memang Kaltim masih menunggu hasil dari Kemenkes. Besok kita pantau lagi hasil rilisnya,” tandasnya. (dit)

Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *