Samarinda, Busam.ID- Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud memastikan terkait persoalan mobil dinas (mobdin) telah rampung.
Hal itu ia sampaikan usai salat idulfitri di Islamic Center Samarinda. Harum -sapaan akrabnya- terkait statement Presiden RI, Prabowo Subianto yang membahas terkait kepala daerah yang membeli mobdin seharga Rp 8 miliar.
“Terkait statement bapak Presiden, tentunya mengingatkan kepada seluruh kepala daerah di seluruh Indonesia bahwa efisiensi sangat menjadi penting,” ucapnya.
Ia menambahkan, pada 2 Maret 2026 lalu pihaknya telah mengembalikan mobdin tersebut dan administrasinya telah rampung 11 Maret 2026.
“Kalau sekarang kan sudah tanggal 21 yah, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir batin. Semuanya sudah kita kembalikan kepada pemerintah dan telah masuk ke kas daerah,” sampainya.
Harum menyebut, mudah-mudahan hasil dari pengembalian tersebut dapat berguna untuk pembangunan yang sifatnya standar pelayanan minimum, seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.
“Kita juga sudah sampaikan ke Kemendagri dan Wamendagri bahwa kendaraan dinas telah kita kembalikan. Kepada seluruh masyarakat Kaltim kami memohon maaf kalau ada yang kurang berkenan. Untuk saat ini kita akan gunakan mobil-mobil warisan masa lalu dan mobil pribada saja untuk di lapangan. Tidak ada masalah,” tutupnya.
Sebelumnya, Prabowo Subianto saat pertemuan dengan para pakar, ahli dan jurnalis sempat menyentil terkait kepala daerah yang membeli mobil Rp 8 miliar di tengah kebijakan efisiensi.
“Ada kepala daerah beli mobil seharga Rp 8 miliar. Saya saja Presiden, pakai mobil buatan lokal, Maung hanya 700 jutaan. Hanya saja karena presiden, ada antipeluru mungkin sampai 1 miliar. Tapi tidak sampai 8 miliar, kita selidiki semua. Efisiensi,” tegas Prabowo belum lama ini.(Adit)
Editor: M Khaidir


