Samarinda, Busam.ID – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya untuk mempercepat proses input data Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Meskipun dihadapkan pada kendala teknis seperti keterlambatan dalam penginputan data dan terbatasnya jaringan internet di beberapa wilayah, namun menjelang akhir tahun ini akan dikebut sesuai dengan target yang telah ditentukan.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Distanak Kukar, Muhammad Rifani, menjelaskan bahwa keterlambatan penginputan data sering kali menghambat efektivitas distribusi pupuk bersubsidi.
“Oleh karena itu, kami memberikan waktu tambahan untuk memastikan data dapat terinput dengan tepat dan akurat,” ungkap Rifani pada Kamis (21/11/2024).
Untuk itu, Distanak Kukar telah memperpanjang jam kerja hingga malam hari guna memberikan kesempatan lebih banyak waktu bagi petugas dan kelompok tani dalam menginput data dengan cermat. Rifani juga menambahkan bahwa perbaikan sistem input data RDKK menjadi salah satu fokus utama dalam konsolidasi ini.
Distanak Kukar terus melakukan perbaikan sistem untuk meningkatkan efisiensi dan meminimalisir kesalahan dalam pencatatan, dengan tujuan untuk mendukung distribusi pupuk yang lebih cepat dan tepat sasaran.
“Kami berharap, dengan adanya perbaikan sistem dan percepatan input data ini, distribusi pupuk dapat berjalan lebih lancar dan tepat waktu,” jelasnya.
Dengan mempercepat proses input data, Rifani yakin distribusi pupuk bersubsidi yang tepat waktu akan mendukung produktivitas pertanian di Kukar.
“Perbaikan sistem ini akan mempermudah proses input dan mempercepat distribusi pupuk, yang pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian di Kukar,” tutupnya. (bing/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


