Samarinda, Busam.ID – Kota Samarinda bersiap menjadi pusat perhatian pecinta sepak bola nasional akhir pekan ini. Duel sarat gengsi Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Segiri dipastikan mendapat pengamanan ekstra ketat dengan melibatkan 620 personel gabungan.
Pertandingan yang dijuluki “El Clasico Indonesia” itu dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi karena mempertemukan 2 tim besar dengan basis suporter fanatik. Aparat pun tak ingin kecolongan dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, baik di dalam stadion maupun di luar arena pertandingan.
Kesiapan pengamanan dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Polresta Samarinda, Jumat (8/5/2026), yang melibatkan unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah hingga pihak penyelenggara pertandingan.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengatakan pola pengamanan dibuat berlapis untuk memastikan laga berjalan aman dan kondusif.
“Karena rivalitas kedua tim sangat tinggi, pengamanan dilakukan maksimal dan terpadu. Fokus kami bukan hanya di stadion, tetapi juga jalur kedatangan suporter dan titik keramaian di kota,” ujarnya.
Ratusan personel yang diterjunkan berasal dari Polresta Samarinda, Brimob Polda Kaltim, Kodim 0901/Samarinda, Denpom, Dinas Perhubungan, Damkar, Dinas Kesehatan, steward stadion, PAMDAL, hingga bantuan personel dari Polres Kutai Kartanegara.
Selain pengamanan di Stadion Segiri, aparat juga memperketat pemantauan di akses masuk menuju Samarinda, terutama jalur Balikpapan-Samarinda yang diperkirakan menjadi lintasan utama kedatangan suporter dari luar daerah.
Koordinasi lintas wilayah bahkan dilakukan dengan Polresta Balikpapan untuk mengawasi arus pergerakan massa pendukung yang datang melalui jalur darat.
Dalam pertandingan ini, Persija bertindak sebagai tuan rumah. Sesuai regulasi PSSI, hanya pendukung tim tuan rumah yang diperbolehkan masuk ke Stadion Segiri. Kelompok suporter lokal di luar Persija, termasuk pendukung Borneo FC, tidak mendapat akses masuk stadion.
Sementara itu, kelompok Viking Persib disebut telah menyatakan tidak akan hadir langsung ke Stadion Segiri demi menjaga situasi tetap kondusif.
Meski demikian, aparat tetap bersiaga menghadapi potensi membludaknya Jakmania yang diperkirakan mencapai 1.000 hingga 2.000 orang dari Jakarta dan sejumlah daerah lainnya.
Panitia pelaksana menyediakan sekitar 9 ribu tiket untuk pertandingan tersebut. Sebanyak 7.500 tiket dijual untuk umum, sedangkan sisanya dialokasikan bagi suporter dan tamu undangan. (zul)
Editor: M Khaidir


