Empat Rumah di Proklamasi Ludes Dilalap Api

BusamID
Empat Rumah di Proklamasi Ludes Dilalap Api. Foto: Istimewa

Samarinda, Busam.ID – Kebakaran kembali melanda Kota Tepian. Jumat (26/11/2021), si jago merah melalap habis empat rumah di Jl Proklamasi. Tak ayal, jutaan kerugian diderita warga yang rumahnya ludes terbakar. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kebakaran di Jalan Proklamasi B RT 57 Kelurahan Sungai Pinang Dalam, terjadi pada pagi menjelang siang. Diawali munculnya api dari belakang salah satu rumah korban kebakaran. Sekitar pukul 10.00 Wita, muncul kebul asap dari belakang rumah yang diketahui milik Fajar (37).

Saat itu Fajar tengah berada di kamarnya, kemudian mendengar suara ibunya yang berteriak-teriak ‘api..api..’ dari ruangan tengah rumah mereka.

Mendengar suara teriakan ibunya, sontak Fajar langsung berlari keluar kamar. Cuma hitungan menit, api sudah berkobar dan melalap sebagian dinding belakang rumahnya yang berkonstruksi kayu dan seng itu.

Tanpa berpikir panjang, Fajar bersama ibunya langsung keluar rumah menyelamatkan diri. Ia mengaku tak sempat membawa barang-barang dari dalam rumahnya, hanya pakaian di badan serta dua unit kendaraan roda, harta benda mereka yang tersisa.

“Ga sempat bawa apa-apa dari dalam rumah..cuma pakaian di badan saja ini yang tersisa. Sebab kobaran api cepat betul membesar. Masih bersyukur sempat menyelamatkan dua motor yang ada di depan rumah,” cerita Fajar dengan raut sedih.

Pihak relawan yang bertugas, melalui Kordinator Lapangan (Korlap) Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda Polly Rahman, mengaku ketika mendengar berita kebakaran itu pihaknya segera mengerahkan dua unit mobil damkar menuju lokasi.

Sayangnya api begitu cepat berkobar dan merambat hingga ketika unit Damkar tiba, api sudah menghanguskan 4 unit rumah di lokasi tersebut.

“Kami memang menerima telepon dari warga jika ada kebakaran di wilayah tersebut. Kami langsung kerahkan dua posko/unit untuk turun yang juga dibantu oleh sejumlah relawan di TKP,” ujarnya.

Diakuinya, jika dalam proses menjinakkan si jago merah pihaknya mengalami sedikit kesulitan, lantaran ketersediaan air untuk pemadaman yang sulit didapat.

Faktor tersebut membuat unit damkar agak lama tiba di lokasi. Hingga keburu empat rumah terbakar, baru pihak damkar datang membantu pemadaman. (kn/tw/an)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *