Kutai Kartanegara, Busam.ID – MH (66), nenek asal Kutai Kartanegara (Kukar) yang seharusnya dimasa tuanya mendapatkan kasih sayang anak cucunya, malah sebaliknya, nenek renta tersebut justru mendapatkan perlakuan kasar cucunya sendiri.
Sebut aja WY (18) tega menganiaya neneknya sendiri hingga mengalami luka lebam di daerah mata sebelah kiri dan lengan atas sebelah kanan.
Peristiwa penganiayaan dipicu saat MH mengepel air kencingnya yang tanpa sengaja menggunakan baju WY.
“Pelaku kesal lantaran bajunya digunakan oleh korban untuk mengelap air kencing si nenek hingga terjadi penganiayaan,” kata Kapolsek Muara Jawa Iptu Rachmat Andhika Prasetyo kepada awak media, Senin (23/5/2022).
Dari hasil penyidikan, WY menganiaya MH sudah yang kedua kalinya, pertama di awal bulan Mei 2022 lalu kemudian Senin (23/5/2022) itu. MH dianiaya oleh WY di rumah korban di Kecamatan Muara Jawa, Kukar.
“Pertama tanggal 12 Mei dan kedua 21 Mei kemarin itu. Korban dipukul menggunakan tangan kosong dan gayung mandi,” terangnya.
Aksi WY terungkap saat anak korban berkunjung ke rumah si nenek. Betapa terkejutnya anak korban setelah melihat luka memar dan lebam di bagian tangan serta wajah si nenek yang tak lain adalah ibu kandungnya.
“Saat dilihat wajah dan tangan korban sudah ada luka lebam, saat ditanyakan ke korban, korban mengatakan hal itu dilakukan cucunya WY dan langsung dilaporkan ke kantor Polsek Muara Jawa,” terang Andhika lagi.
Usai mendapat laporan, polisi langsung mengamankan WY di kediamannya. WY sempat berkelit saat ditanya petugas perihal penganiayaan, namun setelah meminta keterangan sejumlah saksi, WY tidak bisa berkutik dan mengakui perbuatannya telah melakukan penganiayaan tersebut.
“Memang pelaku pun sempat mengelak, namun setelah kami memeriksa saksi-saksi, pelaku akhirnya mengakui,” tambahnya.
Saat ini WY sudah mendekam di sel Polsek Muara Jawa berserta barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut atas perbuatannya. (dic)
Editor: Redaksi BusamID








