Gudang Barang Bekas di Sempaja Terbakar Akibat Korsleting Listrik

BusamID
Kepulan asap hitam tebal dari kebakaran di gudang pengepul barang bekas plastik di Jalan Padat Karya Kelurahan Sempaja Timur Kecamatan Samarinda Utara Jumat (5/5/2023). Ft. Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID –Kepulan asap tebal membumbung tinggi di kawasan Jalan Padat Karya,Kelurahan Sempaja Timur Kecamatan Samarinda Utara Jumat (5/5/2023) siang. Kepulan asap tebal tersebut berasal dari sebuah gudang pengepul barang bekas plastik yang terbakar. Tampak kepanikan karyawan yang tinggal di dalam mess sekitar gudang tersebut, tergopoh-gopoh menyelamatkan diri sambil membawa barang yang bisa diselamatkan.

Petugas pemadam kebakaran setelah berhasil menguasai kobaran api, Ft. Zulkarnain

Seorang karyawannya yang bernama Ivan (21), pada saat kejadian mengaku dirinya tengah minum dan berencana melakukan bongkar muatan truk ke dalam gudang. Tidak berselang lama muncul api yang nampak pertama kali dari lantai dua tempat mess karyawan.

Ivan kemudian berteriak ‘kebarakan..ke akaran..’ hingga sontak karyawan yang tengah beristirahat di mess berlarian untuk menyelamatkan diri.

“Api pertamakali saya lihat dari lantai dua tempat mess karyawan, kemudian saya berteriak api…, api…, api…Mendengar teriakan saya, karyawan yang tengah beristirahat kaget dan langsung berlarian,” papar Ivan.

Seorang karyawan berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (Apar) namun gagal. Konstruksi bangunan yang terbuat dari bahan kayu membuat api dengan mudah menjalar dan membesar hingga melahap seluruh bangunan serta barang bekas yang rata-rata mudah terbakar.

“Melihat api semakin membesar, saya berusaha menyelamatkan kendaraan karyawan yang terparkir di dalam gudang agar tidak ikut terbakar,” terang Ivan.

Sementara karyawan lainnya, Ratna mengatakan saat kejadian dirinya berada di lantai satu hendak memasak. Dirinya menyadari kebakaran setelah mendengar teriakan dari warga sekitar dan karyawan gudang.

“Saya lagi kupas bawang, tiba-tiba mendengar orang teriak kebakaran, begitu saya periksa ternyata api sudah membesar,” terang Ratna.

Ratna kemudian berlari keluar bangunan untuk menyelamatkan diri dan tidak sempat menyelamatkan harta bendanya.

“Habis mas, habis barang saya tinggal pakaian di badan ini aja yang tersisa,” ucapnya dengan rona sedih.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkar Kota Samarinda, apii diduga berasal dari arus pendek atau korsleting listrik.

“Api berasal dari kamar mess karyawan gudang tersebut. Dugaan awal penyebab kebakaran akibat korsleting listrik,” ucap Teguh.

Api berhasil dikuasai dalam waktu satu jam lebih, setelah Disdamkar mengerahkan dua posko dengan 4 unit tangki dan 1 unit rescue serta dibantu dari unit tangki dan pompa portable dari relawan.

“Satu bangunan 6 pintu dan gudang pengepul barang bekas plastik terbakar, tidak ada korban jiwa. Hanya saja satu orang karyawan mengalami luka bakar di kedua tangannya saat berupaya memadamkan api menggunakan Apar,” terang Teguh.

Petugas kepolisian dari Polsek Sungai Pinang saat ini tengah mengumpulkan keterangan dari karyawan gudang serta saksi-saksi yang melihat kejadian untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.

Setelah dipastikan api sudah berhasil dikuasai, petugas pamadam kebakaran kemudian meninggalkan lokasi kebakaran. (Zul)

Editor : Risa Busam,ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *