Harga Bahan Pokok Relatif Stabil, Sejumlah Komoditas Masih Di Atas Harga Acuan

Busam ID
Heni Purwaningsih, Foto by Adit/Busam.ID

Samarinda, Busam.ID – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPPKUKM) Kalimantan Timur (Kaltim) melaporkan kondisi harga bahan pokok di wilayah Kaltim secara umum masih terkendali. Meski demikian, beberapa komoditas tercatat mengalami fluktuasi harga dan masih berada di atas harga acuan.

Kepala DPPKUKM Kaltim, Heni Purwaningsih, mengatakan secara keseluruhan pergerakan harga kebutuhan pokok masih dalam kategori stabil. Namun terdapat beberapa komoditas yang perlu mendapat perhatian karena harga jualnya melampaui harga eceran tertinggi maupun harga acuan pemerintah.

“Secara umum harga beberapa komoditas masih dalam kategori stabil. Namun terdapat komoditas tertentu yang perlu menjadi perhatian karena berada di atas harga acuan atau harga eceran tertinggi,” ucapnya.

Dari pemantauan harga harian, sebagian besar komoditas menunjukkan pergerakan yang relatif stabil. Salah satu komoditas yang mengalami penurunan adalah daging ayam yang turun sekitar 0,20 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara itu, komoditas cabai rawit merah justru mengalami kenaikan harga sekitar 1,02 persen. Kenaikan ini menjadi salah satu faktor yang perlu diwaspadai karena cabai merupakan komoditas yang kerap memicu inflasi di daerah.

Heni juga menjelaskan bahwa perbedaan harga antar kabupaten dan kota di Kaltim masih terjadi. Hal tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti kondisi distribusi barang, jarak antarwilayah, serta ketersediaan pasokan di masing-masing daerah.

Selain itu, jika dibandingkan dengan beberapa provinsi lain seperti Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan, rata-rata harga sejumlah komoditas di Kaltim masih relatif lebih tinggi.

“Terutama pada komoditas cabai dan daging sapi,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan tim Busam.ID di lapangan, harga beberapa komoditas utama di Kaltim saat ini antara lain beras medium sebesar Rp15.459 per kilogram, beras premium Rp16.623 per kilogram, gula pasir Rp18.842 per kilogram, serta minyak goreng curah Rp17.714 per liter.

Sementara itu, sejumlah komoditas yang masih berada di atas harga acuan antara lain cabai rawit merah dengan harga Rp74.625 per kilogram, cabai merah keriting Rp46.625 per kilogram, bawang merah Rp44.983 per kilogram, dan daging sapi yang mencapai Rp158.565 per kilogram.

Untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah, Pemprov Kaltim bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan berbagai langkah pengendalian.

Upaya tersebut meliputi pemantauan harga secara rutin di pasar, penguatan sistem distribusi logistik, hingga peningkatan koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota.

“Pengendalian inflasi merupakan bagian penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya. (adit)
Editor: M Khaidir

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *