Hilang Menjelang Magrib, Anak Usia 11 Tahun Ditemukan Dinihari di Dalam Semak

Busam ID
Upaya Bhabinkamtibmas, Ketua RT, relawan dan masyarakat sekitar melakukan penyisiran Jalan Lubuk Sawa Gang Bahari RT 15, diduga lokasi korban menghilang. Ft. Zulkarnain

Samarinda, Busam.ID –Jalan Lubuk Sawa Gang Bahari RT 15 yang biasanya sepi, apalagi menjelang malam, kali ini Jumat (7/7/2023) lokasi tersebut ramai dikunjungi warga dan sejumlah relawan Kota Samarinda untuk membantu proses pencarian seorang anak bernama IP usia 12 tahun yang dilaporkan menghilang menjelang maghrib.

Warga kuat menduga anak tersebut hilang “disembunyikan” makhluk halus penunggu hutan di kawasan tersebut.

Busam.ID yang bertempat tinggal di sekitar lokasi kemudian berupaya mengorek keterangan dari pihak keluarga maupun teman bermainnya.

Ibu-Ibu Gang Bahari memukul tampah sambil memanggil namanya, berharap korban segera ditemukan. Ft. Zulkarnain

Dari keterangan tersebut diketahui kalau korban sebelumnya diminta tolong ke warung oleh ibunya untuk membeli santan di warung.

“Saat datang ke warung dekat simpang di Gang Bahari ternyata santan kosong, selanjunya anak tersebut membeli di warung Gang SMPN 26 dan ternyata ada dijual disana,” terang RK teman sepermainannya.

RK juga sempat mengatakan kalau korban sempat terlihat di sekitar pohon singkong namun saat didatangi korban sudah menghilang.

“Tadi dia seperti muter-muter di dekat singkong dan kami kejar sambil memanggilnya namun ketika sampai orangnya sudah tidak ada, di saat bersamaan adzan maghrib kami pun langsung pergi ke surau untuk salat,” tambah RK.

Untuk membuktikan tuturan teman korban, Busam.ID kemudian mendatangi warung tersebut untuk mengetahui apakah IP saat maghrib ada datang berbelanja di warungnya.

“Benar tadi anak tersebut belanja di sini diantarkan temannya naik motor, habis itu seperti bergurau anak tersebut hendak ditinggalkan dan seterusnya, saya tidak tahu lagi,” kata Yoga penjaga warung.

Selanjutnya Busam.ID dengan menggunakan senter di tangan menelusuri sendiri ke dalam hutan di Gang Bahari, sementara ibu korban dan warga sekitar melakukan pemukulan ‘tampah’ sambil memanggil nama korban.

Mengingat hari semakin gelap dan informasi dari keluarganya kalau sebelumnya tidak pernah kejadian seperti ini, Busam.ID kemudian berkoordinasi dengan Bhabinkamtimbas dan Unit Siaga SAR Samarinda dan relawan untuk membantu proses pencarian serta bantuan lampu penerangan.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Mugirejo Bripka Ahmad Imron membenarkan kejadian anak hilang di Jalan Lubuk Sawa Gang Bahari yang masih dalam proses pencarian.

“Benar, adik kami bernama IP diketahui hilang kira-kira pukul 18.00 Wita hingga sekarang belum diketemukan,” terang Imron kepada Busam.ID.

Bhabhinkamtibmas bersama forum Ketua RT Kelurahan Mugirejo, relawan serta warga lalu melakukan penyisiran di dalam hutan.

Kira-kira pukul 23.45 Wita, upaya pencarian korban membuahkan hasil, IP ditemukan dalam kondisi lemah di antara semak belukar.

Korban pertama kali ditemukan Ferly (23) saat melakukan penyisiran di sekitaran kolam ikan dan tidak sengaja terlihat kepala korban di antara semak-semak.

“Saya tidak sengaja lihat kepalanya muncul di antara semak-semak. Kemudian saya senteri dan ternyata koban yang sedang dicari,” terang Ferly.

Saya langsung berteriak memanggil rekan lainnya dan langsung mengevakuasi korban ke RSUD Abdul Wahab Syahrani untuk dilakukan pemeriksaan medis.

“Kondisinya cukup lemah dan ditambah warga yang datang berkerumun membuatnya panik hingga syok, makanya korban langsung digendong relawan untuk dinawa ke RSUD Abdul Wahab Syahrani,” pungkasnya. (Zul)

Editor : A Risa

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *