Balikpapan, Busam.ID – Masih bergulirnya sejumlah nama yang akan mengisi jabatan Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim menggantikan Isran Noor-Hadi Mulyadi, membuat Wakil Ketua DPD RI Mahyudin turut memberikan masukannya.
Diwawancarai ketika berkunjung ke Balai Kota Balikpapan, Selasa (29/8/2023), mantan Bupati Kutai Timur (Kutim) tersebut menilai, justru sebaiknya berasal dari Pusat. Itu agar menjaga netralitas dan terbebas dari kepentingan manapun.
“Orang daerah bagus tapi orang pusat bagus juga, karena orang pusat bisa jauh dari kepentingan-kepentingan. Kita belum tahu nama yang diusulkan, tadi saya nanya pak Wagub juga belum tahu siapa,” ucapnya.
Dikatakannya, Pj Gubernur yang akan ditunjuk harus benar-benar bisa mengayomi semua yang ada di Kaltim. Sehingga mampu membawa Kaltim untuk tetap aman dan damai seperti saat ini.
“Jadi harus benar-benar PJ yang bisa mengayomi itu semua di Kaltim. Bisa jadi seperti itu tapi kalau saya sih, bisa membawa kaltim tetap aman damai seperti sekarang,” kata Mahyudin.
Ia menerangkan, dengan perhitungan yang ada saat ini, dengan waktu jabatan yang cukup singkat tentunya orang lokal mempunyai kelebihan lebih menguasai, memahami daerahnya. Tapi secara politik orang pusat bagus juga, supaya lebih netral.
“Jadi semua ada plus dan minusnya,” tambahnya. (Muhammad M)
Editor: M Khaidir






