Kasur Terbakar Gara-gara Cas Raket Nyamuk Konslet

BusamID
Petugas Disdamkar dan Relawan Kota Samarinda usai memadamkan kebakaran yang terjadi di Jalan Pasundan RT 27, Kelurahan Jawa Kecamatan Samarinda Ulu Selasa (7/2/2023). Ft. Nurdin Relawan Babul Jannah

Samarinda, Busam.ID –Musibah kebakaran kembali terjadi di Kota “Tepian” Samarinda Selasa (7/2/2023) siang kira-kira pukul 08.45 Wita di Jalan Pasundan RT 27, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu. Untungnya kebakaran hanya memakan korban satu buah kasur yang diduga lokasi awal munculnya api. Kejadian bermula ketika pemilik rumah mencas raket nyamuk di atas kasur kemudian ditinggal. Rupanya saat itu muncul api yang lantas membakar kasur. Pemilik rumah segera mengetahui kasurnya terbakar kemudian dengan berbagai cara berusaha memadamkan api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra AH, menjelaskan dalam musibah ini hanya kasur di lantai dua yang terbakar. Kebakaran belum sempat menjalar ke tempat lain, api sudah berhasil dipadamkan.

“Informasi di lapangan, penghuni rumah sedang mencas raket nyamuk di atas kasur. Diduga terjadi panas dan korsleting yang menyebabkan timbulnya api sehingga membakar kasur tersebut,” terang Hendra AH.

Dalam proses pemadaman, petugas relatif tidak mengalami kendala hingga api berhasil dengan cepat dipadamkan.

“Dua posko dan 3 unit tangki dikerahkan serta dibantu relawan Kota Samarinda untuk memadamkan api tersebut. Dalam waktu kurang lebih 30 menit api berhasil dikuasai,” ucap Hendra.

Seringnya kebakaran yang diduga disebabkan korsleting listrik, Kadisdamkar tersebut mengimbau masyarakat lebih waspada.

“Jika berpotensi korsleting listrik, tolong diperhatikan jaringan kabel, steker-steker harus dirapikan jangan sampai semrawut yang dapat menimbulkan panas dan akhirnya korsleting,” terangnya.

Hendra AH mengingatkan Kembali pentingnya memiliki minimal satu alat pemadaman api ringan (APAR) untuk penanganan awal apabila terjadi kebakaran.

“Harus ada apar di setiap rumah, minimal satu rumah harus memiliki satu apar. Jadi api tidak sempat membesar jika bisa dipadamkan menggunakan apar,” pungkasnya. (Zul)

Editor : Redaksi Busam.ID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *