Samarinda, Busam.ID – Saat hujan turun cukup deras, warga di Jalan Slamet Riyadi Gang Kodesu RT 02 Kelurahan Karang Asam Ilir Kecamatan Sungai Kunjang, dikagetkan dengan kemunculan api dari lantai dua rumah seorang warga pada Sabtu (10/6/2023) sekira pukul 15.30 Wita.
Meski cuaca sedang hujan rintik, kobaran api segera membesar lantaran bangunan yang terbakar terbuat dari material kayu. Kobaran api dengan cepat merambat ke rumah lainnya sehingga membuat warga sekitar panik dan bergegas mengeluarkan barang berharga milik mereka.
Menurut seorang warga, Supran Ahmad, api berasal dari rumah yang berada di samping mushola
.
“Saat terjadi kebakaran penghuninya sedang berjualan di depan sana sedangkan suaminya sedang pergi memancing,” terang Ahmad.
Ahmad lalu menjelaskan, saat kebakaran dirinya tidak mendengar suara ledakan. Sebab saat dirinya tiba di lokasi, kobaran api sudah cukup besar.
“Diperkirakan ada 8 rumah yang terbakar,” jelasnya.
Sementara Kepada Disdamkar Kota Samarinda, Hendra AH melalui Humas Hery Suhendra mengatakan data sementara ada 7 rumah yang terbakar.
“4 rumah tunggal dan 3 bangsalan dengan 6 pintu,” terang Hery.
Hery menambahkan asal api akibat korsleting listrik dari lantai 2 rumah milik warga bernama Wahab.
“Pemiliknya sedang tidak berada di tempat,” terangnya.
Api berhasil dikuasai kurang lebih satu jam lamanya seteleh 4 Posko Disdamkar dikerahkan dengan 7 unit fire truk serta dibantu unit PMK Swasta dan puluhan pompa portabel milik relawan.
Polisi yang berada di lokasi kebakaran tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
“10 kepala keluarga dengan 40 jiwa kehilangan tempat tinggal,” tutup Hery. (Zul)
Editor : AnI Risa








