Samarinda, Busam.ID – Sektor pertanian di Desa Muara Kaman Hulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, terus berkembang dengan dukungan dari para kelompok tani (poktan). Saat ini sudah terbentuk 21 poktan yang mengelola lahan seluas 40 hektar.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Kelompok Putra Tani, Roni Tumiansyah. Bahkan ia mengakui saat ini jumlah poktan yang ada di Desa Muara Kaman Hulu terus mengalami perkembangan, berkat semangat gotong royong dan komitmen masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.
“Produktivitas mereka terus berkembang baik dalam budidaya tanaman pangan maupun hortikultura,” ujar Roni pada Jumat (22/11/2024).
Dengan luas lahan yang cukup besar, para petani di desa ini mampu meningkatkan hasil pertanian secara signifikan. Keberadaan banyak kelompok tani ini memungkinkan adanya kerjasama yang solid antar petani.
“Sehingga kami bisa saling berbagi ilmu dan pengalaman untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” katanya.
Selain itu, lahan yang dikelola oleh kelompok tani di Desa Muara Kaman Hulu mencakup berbagai jenis komoditas, mulai dari jagung, cabai, terong, hingga semangka. Dengan adanya pembagian peran yang jelas dalam setiap kelompok tani, setiap anggota dapat fokus pada pengelolaan tanaman tertentu untuk hasil yang optimal.
Roni juga menyampaikan harapannya agar kelompok tani di desa ini dapat terus berkembang dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan lembaga terkait, agar dapat mengakses teknologi terbaru dan pasar yang lebih luas.
“Kami berharap dengan adanya kerjasama yang baik antar kelompok tani dan dukungan dari semua pihak, sektor pertanian di desa ini dapat terus maju dan memberikan kontribusi besar pada perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (bing/adv/distanakkukar)
Editor: Lisa


