Surabaya, Busam.id – Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Muara Pelangi, yang berbasis di Muara Muntai, Kutai Kartanegara, telah berhasil membawa pesona hulu Sungai Mahakam dan potensi lokal daerah mereka ke tingkat nasional.
Melalui Program Kapal Wisata Pelangi Mahakam, yang mencakup eksplorasi sungai dengan kapal wisata dan perjalanan ke kampung Muara Muntai, KIM Muara Pelangi telah menjadi sorotan di KIMFest 2023, acara yang berlangsung di kota Pahlawan pada 27-28 Oktober 2023.
Inisiatif ini menjadi peluang emas bagi Kalimantan Timur, melalui KIM Muara Pelangi, untuk mempromosikan potensi lokalnya kepada masyarakat di seluruh Indonesia.
Wahyudin Nur, Ketua KIM Muara Pelangi, mengungkapkan kebahagiaannya atas partisipasi mereka dan kesempatan untuk memperkenalkan daerah mereka kepada banyak orang.
Booth mereka telah dikunjungi dengan antusias oleh pengunjung yang ingin tahu lebih banyak tentang daerah mereka.
Dalam percakapan, Pak Ding (panggilan akrabnyaWahyudin Nur) berbicara tentang kerja keras yang telah dilakukan oleh KIM Muara Pelangi sejak didirikan pada November 2020.
Mereka telah mengembangkan berbagai inovasi untuk mengeksplorasi potensi yang ada di daerah mereka.
Salah satu inovasi yang paling menonjol adalah pemanfaatan transportasi air yang aktif di kawasan Muara Muntai.
“Ide tersebut adalah memaksimalkan peluang ini sebagai sarana untuk mendukung usaha-usaha lokal, terutama dalam sektor wisata, kuliner, dan seni,” jelasnya
“Dengan cara ini, bukan hanya sekadar perjalanan sungai biasa. Kami ingin memastikan bahwa penduduk lokal dan pengunjung dari luar dapat merasakan pengalaman yang nyaman dan berkesan saat menjelajahi sungai Mahakam,” tambahnya.
Namun, partisipasi mereka dalam acara ini bukan semata-mata untuk bersaing, melainkan juga sebagai platform untuk berbagi pengetahuan dan motivasi antara anggota KIM.
Tujuan utama mereka adalah untuk menyampaikan informasi dari masyarakat kepada masyarakat lainnya, serta kepada pemerintah sebagai pengambil kebijakan, sehingga kebutuhan dan aspirasi masyarakat dapat terpenuhi.
“Menang dalam kompetisi adalah bonus. Yang terpenting adalah misi kami untuk menyampaikan informasi dari masyarakat kepada masyarakat lainnya, serta dari masyarakat kepada pemerintah, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” tutupnya.
Upaya KIM Muara Pelangi adalah contoh nyata bagaimana komunitas lokal dapat mengangkat potensi dan pesona daerah mereka ke tingkat nasional. (ADV/SEF/RY/DISKOMINFOKALTIM)
Editor: Tri W




