MCP Tertinggi Tahun 2023, Pemkot Samarinda Terima Penghargaan dari KPK

Busam ID
Penyerahan piagam penghargaan KPK kepada Pemkot Samarinda atas MCP tertinggi tahun 2023, foto by Kominfo SMR

Samarinda, Busam.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda meraih penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas prestasi sebagai Pemerintah Daerah (Pemda) yang memperoleh Capaian Kinerja Monitoring Center for Prevention (MCP) tertinggi di tahun 2023 tingkat Kota se-Indonesia.

Piagam penghargaan diserahkan oleh Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah IV Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Ely Kusumastuti kepada Pemkot Samarinda yang diwakili oleh Inspektur Pembantu (Irban) Khusus Mukhlis di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (2/5/ 2024). Hadir juga Ketua Tim Monitoring MCP Lukman Hakim dan admin Jaga.id Regar, Vina Febrina.

Irban Khusus Mukhlis menyampaikan, penghargaan tersebut diberikan oleh KPK karena Pemoot Samarinda mampu mencapai peningkatan capaian kinerja MCP yang sangat tinggi dalam setahun. “Jika data tahun sebelumnya (2022) nilai MCP Kota Samarinda berada di poin 73, dalam setahun (2023) telah berada di poin 88. Padahal target yang yang ingin dicapai hanyalah di angka 80,” ucapnya.

Sementra menurut Inspektur Kota Samarinda Mas Andi Suprianto, pencapaian tersebut tentu merupakan hal yang menggembirakan dan diharapkan akan terus meningkatkan motivasi bagi Pemkot Samarinda dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang bersih dan bebas KKN.

Ketua Tim Monitoring MCP menjelaskan, ada tujuh area intervensi yang menjadi perhaian khusus menyangkut MCP ini yakni, Perencaanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan, Pengawasan APIP (aparat Pengawas Intern Pemerintah), Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, dan Pengelolaan BMD.

“10 OPD dan bagian di Pemerintah Kota Samarinda yang menjadi penanggung jawab dalam pemenuhan 7 area intervensi tersebut, diantaranya Inspektorat, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Pendapat Daerah (BAPENDA), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kota Samarinda (Bappedalitbang), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim), Sekretariat DPRD Kota Samarinda, Bagian Organisasi, dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa,” sebut Lukman.

Irban Khusus Mukhlis didampingi Ketua Tim Monitoring MCP Lukman Hakim dan Admin Aplikasi Pemantau MCP (jaga.id) Regar, Vina Febrina dijelaskan bahwa saat ini dengan aplikasi jaga.id inspektorat dan KPK dapat dengan mudah memantau pengendalian dan pencegahan anti korupsi pada masing-masing area Intervensi. Oleh itu ia mengimbau semua OPD dan lembaga Pemerintah, terutama yang ada di Pemkot Samarinda agar terus meningkatkan integritas dan kesadaran dalam mencegah tindakan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) demi pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Prestasi ini tentu saja menjadi hal yang membanggakan dan kian melengkapi perolehan beberapa penghargaan lainnya yang sudah lebih dulu didapat. Seperti Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan tahun 2023 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Timur, Pemerintah Daerah Berkinerja Tinggi Peringkat ke 8 Secara Nasional, dan penghargaan sebagai Kota terbaik dalam pembangunan daerah di Kalimantan Timur (Kaltim). (adit/adv/Pemkot Samarinda)
Editor: M Khaidir

 

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *