Minimnya Perairan di Sektor Pertanian, Distanak Kukar Terapkan Inovasi Teknologi

Busam ID
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Muhammad Taufik. (Ody/Busam.id)

Samarinda, Busam.ID – Minimnya perairan di beberapa lokasi pertanian di Kutai Kartanegara menjadi perhatian Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar. Berbagai upaya telah dilakukan untuk membangkitkan sektor pertanian.

Kepala Distanak Kukar Muhammad Taufik mengatakan saat ini pihaknya telah memiliki dua unit drone spray untuk melakukan penyiraman melalui udara.

“Kami sudah melakukan uji coba drone spray di Loa Kulu, dengan menggunakan alat tersebut dalam satu jam sudah bisa berhektar-hektar yang dikerjakan,” kata Muhammad Taufik Rabu (20/11/2024).

Ia menyebutkan bahwa pengairan padi yang didapatkan para petani ini biasanya mengharapkan dari sumber-sumber air yang ada di parit untuk dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam melanjutkan pertumbuhan padi. Distanak Kukar juga telah melakukan terobosan dengan membuatkan sumur bor yang bekerjasama dengan Kodim 0906 Kukar serta Dinas Pekerjaan Umum (PU).

“Kita terus mengawal musim tanam hingga panen, pemerintah bersama TNI membuat sumur bor untuk perairan persawahan,” sebutnya.

Dirinya berharap, lima lahan pertanian berbasis kawasan yang telah ditetapkan bisa menjadi sentral pertanian yang produktif dan terintegrasi.

“Kami juga berharap dengan usaha yang telah dilakukan ini bisa berdampak positif untuk pertanian kita di kukar, apalagi saat musim kemarau ini kita harus mempertahankan lahan pertanian agar tetap teraliri air, sehingga tidak terjadinya gagal panen,” pungkasnya. (ody/adv/distanakkukar)

Editor: Lis

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *