Motor Vs Motor, Satu Tewas dan Tiga Kritis

BusamID
Motor Vs Motor, Satu Tewas dan Tiga Kritis. Foto: istimewa

Samarinda, Busam.ID – Alert bagi semua pengendara sepeda motor, hendaknya berkendara dalam keadaan tenang dan tidak terburu-buru. Karena sama-sama melaju kencang dari arah berlawanan, dua sepedamotor berhantupan dengan keras, menyebabkan empat orang terlempar ke jalan hingga tak sadarkan diri.

Kejadian di Jl Sultan Sulaiman Pelita 3 Kelurahan Sambutan Rabu (24/11) pukul 01.15 dinihari tadi, menyebabkan kedua sepedamotor yang bertabrakan rusak parah. Dari empat korban yang tak sadarkan diri setelah terlempar ke jalan, satu bernama Yuda Perdana Putra (20) akhirnya tewas dalam perjalanan ke rumahsakit. Luka parah yang dialaminya menyebabkan Yuda kehilangan banyak darah hingga tak terselamatkan ketika dibawa ke rumahsakit. Sementara itu, tiga korban lainnya yakni Andi Karya (21), Eka (20) dan Amin (19), saat ini masih kritis dalam perawatan IGD RSUD AW Sjahranie.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Andi Karya dan temannya Eka sedang melaju kencang dengan sepedamotor Ninja Kawasaki KT 5534 WP menuju arah Sambutan. Tiba-tiba dari arah berlawanan muncul satu unit sepedamotor Honda jenis matic yang dikendarai Yuda Perdana Putra berboncengan dengan temannya Amin.

Kedua kendaraan tersebut kemudian berpapasan di jalur lurus yang minim penerangan. Karena kaget dan tidak sempat menghindar, tabrakan pun tak terhindarkan. Kedua kendaraan saling bertubrukan hingga keempat pengendaranya terlempar ke aspal.

“Kebetulan tadi saya lagi antar pesanan orang ke Perumahan Ariesco. Terus tiba-tiba terdengar suara benturan keras,” terang Valentino, seorang driver ojek online yang sering melintas di kawasan itu.

Dengan rasa penasaran, Valentino lalu mendatangi asal suara tersebut dan mendapati dua kendaraan sepedamotor dalam kondisi rusak parah, berikut empat orang yang terkapar di jalan dalam kondisi tidak sadarkan diri.

“Saya kaget karena satu korban itu ternyata Andi Karya teman nongkrong saya,” jelasnya.

Dalam situasi panik, Valentino langsung menghubungi layanan 112 untuk meminta bantuan. Tidak menunggu lama, satu unit ambulance tiba di lokasi kejadian segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab (RSUD WA) Syahranie Samarinda.

Namun naas, setibanya di rumahsakit korban Yuda Perdana Putra sudah tidak tertolong. Sedangkan tiga korban lainnya segera ditangani petugas medis. Hingga berita ini ditulis ketiganya masih koma dalam perawatan IGD.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Unit Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda, tengah melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan maut tersebut.

“Jadi untuk kedua kendaraan tadi sudah kita amankan sebagai barang bukti,” ucap Kanit Lakalantas Ipda Henny Merdekawati saat dikonfirmasi. (kn/tw/an)

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *