Oknum Ojol Di Samarinda Diduga Lecehkan Anak Di Bawah Umur

Busam ID
FOTO: Korban saat dimintai keterangan oleh anggota Reskrim Polsek Sungai Pinang, Selasa (3/1/2023). Foto by Dicky

Samarinda, Busam.ID – Seorang anak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) di Samarinda sebut saja Utuh (17) mengalami tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum ojek online (Ojol), Selasa (3/1/2022).

Kejadian sekitar pukul 11.00 Wita, di mana kesehariannya korban setiap pulang sekolah di kawasan Bengkuring dengan berjalan kaki.

Pada saat korban berjalan, seorang pengendara motor yang diduga oknum Ojol menawarkan diri untuk mengantarkan korban pulang.

Korban yang tidak menyadari bakal mengalami tindakan pelecehan kemudian mau saja dibawa oleh oknum Ojol tersebut.

“Kenapa pada saat diboncengnya, orang tersebut langsung memegang bagian sensitive saya, saya pun kaget,” terang utuh.

Bukannya takut, pria tersebut lantas membawa korban ke sebuah tempat yang sepi dari keramaian.

“Orang tersebut meminta saya membuka celana saya dan berusaha bertindak asusila terhadap saya, saya bingung, saya mau teriak takut,” ucapnya.

Usai melakukan tindakannya, korban kembali di bonceng oknum Ojol itu dan melanjutkan perjalanannya kembali.

“Saat sampai di Jalan Ahim, saya minta diturunkan dan saya sempatkan foto orang tersebut beserta kendaraannya,” jelasnya.

Karena mengalami tindakan pelecehan, korban lantas melaporkan kejadiannya ke Polsek Sungai Pinang didamping kuasa hukumnya, Dyah Lestari. “Karena anak tersebut masih di bawah umur, otomatis yang mendampinginya adalah orang tuanya,” ucap Dyah.

Dyah berharap kejadian ini yang terakhir, karena korban kejahatan seksual tersebut bukan hanya berdampak kepada perempuan tetapi sekarang kepada adalah anak laki-laki.

“Perkiraan saya adalah oknum ini sudah dewasa sudah cukup umur sehingga dia punya kekuatan untuk menekan korban,” terang Dyah.

Tidak berlangsung lama, oknum Ojol tersebut menyerahkan diri ke Polsek Sungai Pinang setelah anggota Ojol lainnya melakukan pencarian terhadap pelaku.

Namun hingga saat ini, oknum itu belum bisa dimintai keterangan lantaran masih dilakukan penyelidikan. (zul)
Editor: Redaksi BusamID

Baca berita BusamID seputar Kaltim, Samarinda dan lainnya melalui Google News

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *