Samarinda, Busam.ID — Pasca kebakaran yang melanda SMP Negeri 2 Samarinda di Jalan Ahmad Dahlan, proses pembersihan langsung dikebut dengan melibatkan ratusan personel lintas instansi, Sabtu (4/4/2026) pagi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Samarinda, Suwarso, mengatakan pembersihan dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Wali Kota, dengan target penyelesaian dalam waktu 2 hari.
Sebanyak kurang lebih 300 personel diterjunkan dalam kegiatan ini, terdiri dari BPBD, Dinas PUPR, Disdamkar, Satpol PP, TNI, pihak kecamatan dan kelurahan, hingga Dinas Lingkungan Hidup.
“Petugas bekerja ekstra hati-hati karena kondisi bangunan yang sudah terbakar, terutama pada bagian rangka kayu yang rawan roboh,” terang Suwarso.
Selain pembersihan, pembongkaran sisa bangunan juga dilakukan, mengingat dampak kebakaran turut mengenai sebagian area di sekitar gedung sekolah.
“Untuk mempercepat proses evakuasi material, akses tambahan pun dibuka dengan menjebol pagar di sisi belakang sekolah, sehingga jalur pembuangan bisa dialihkan melalui Jalan Danau Toba,” tambahnya.
Berbagai peralatan berat dan pendukung turut diturunkan, mulai dari 1 unit excavator dan mobil rescue milik BPBD, unit pemadam kebakaran, alat pemotong besi dan kayu dari PUPR, hingga armada pengangkut sampah dari DLH.
Petugas juga memanfaatkan peralatan khusus seperti unit tangga dan perlengkapan vertical rescue untuk menjangkau bagian bangunan yang sulit diakses.
Pembersihan ditargetkan rampung sebelum hari Senin, sehingga lingkungan sekolah sudah dalam kondisi aman dan bersih saat aktivitas belajar kembali berjalan.
Pemerintah berharap percepatan ini dapat meminimalkan risiko bagi siswa dan tenaga pendidik, terutama dari material sisa kebakaran yang masih berpotensi membahayakan.(zul)
Editor: M Khaidir


